BERKAS SEKOLAH.COM merupakan Media Informasi berbasis Internet yang membahas dan berbagi info pendidikan mencakup Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah, Bendahara, Bimbingan Konseling dan Tenaga Adminstrasi Sekolah (TATA USAHA) lainnya seputar Kurikulum 2013, Dapodikdasmen, Laporan BOS, UN/US, tempat download dokumen-dokumen penting Berkas Administrasi Guru Sekolah seperti RPP, Silabus, SK - KD, KKM, PROSEM, PROTA, Contoh Soal, Media Pembelajaran, Materi Ajar, Administrasi Perpustakaan, Tata Usaha, Inventaris, Akreditasi, Aplikasi Excel layaknya Wikipedia Pendidikan secara Online.
Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

Teknik Penilaian Keterampilan Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017
Gambar Teknik Penilaian Keterampilan Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

a. Penilaian Praktik

Penilaian praktik adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan suatu aktivitas sesuai dengan tuntutan kompetensi. Dengan demikian, aspek yang dinilai dalam penilaian praktik adalah kualitas proses mengerjakan/melakukan suatu tugas.

Penilaian praktik bertujuan untuk dapat menilai kemampuan siswa dalam mendemonstrasikan keterampilannya dalam mela­ kukan suatu kegiatan. Penilaian praktik lebih otentik daripada penilaian paper and pencil karena bentuk-bentuk tugasnya lebih mencerminkan kemampuan yang diperlukan dalam praktik kehidupan sehari-hari.

Contoh penilaian praktik adalah membaca karya sastra, membaca­ kan pidato (reading aloud dalam mata pelajaran bahasa Inggris), menggunakan peralatan laboratorium sesuai keperluan, memain­ kan alat musik, bermain bola, bermain tenis, berenang, menyanyi, menari, dan sebagainya.

b. Penilaian Produk

Penilaian produk adalah penilaian terhadap keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu tertentu sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan baik dari segi proses maupun hasil akhir. Penilaian produk dilakukan terhadap kualitas suatu produk yang dihasilkan.

Penilaian produk bertujuan untuk (1) menilai keterampilan siswa dalam membuat produk tertentu sehubungan dengan pencapaian tujuan pembelajaran (2) menilai penguasaan keterampilan seba­ gai syarat untuk mempelajari keterampilan berikutnya; dan (3) menilai kemampuan siswa dalam bereksplorasi dan mengem­bangkan gagasan dalam mendesain dan menunjukkan inovasi dan kreasi

Contoh aktivitas untuk penilaian produk antara lain membuat kerajinan, membuat karya sastra, membuat laporan percobaan, menciptakan tarian, membuat lukisan, mengaransemen musik, membuat naskah drama, dan sebagainya.

c. Penilaian Proyek 

Penilaian proyek adalah suatu kegiatan untuk mengetahui ke­ mampuan siswa dalam mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu instrumen proyek dalam periode/waktu tertentu. Penilaian proyek dapat dilakukan untuk mengukur satu atau beberapa KD dalam satu atau beberapa mata pelajaran. Penilaian proyek meliputi rangkaian kegiatan mulai dari peren­ canaan, pengumpulan data, pengorganisasian data, pengolahan dan penyajian data, serta pelaporan.

Penilaian proyek bertujuan untuk mengembangkan dan memo­ nitor keterampilan siswa dalam merencanakan, melaksanakan perencanaan yang disusun dan melaporkan hasil proyek. Dalam konteks ini siswa dapat menunjukkan pengalaman dan pengeta­ huan mereka tentang suatu topik, memformulasikan pertanyaan dan menyelidiki topik tersebut melalui bacaan, wisata dan wawancara. Untuk manilai laporan hasil proyek dapat dilakukan dengan presentasi hasil melalui visual display atau laporan tertulis.

Contoh penilaian proyek adalah melakukan investigasi terhadap jenis keanekaragaman hayati Indonesia, membuat makanan dan minuman dari buah segar, membuat video percakapan, mencipta rangkaian gerak senam berirama, dan sebagainya.

d. Penilaian Portofolio 

Portofolio adalah penilaian berkelanjutan berdasarkan kumpulan informasi yang bersifat reflektif-integratif yang menunjukkan perkembangan kemampuan peserta didik dalam satu periode tertentu.

Tujuan utama dilakukannya portofolio adalah untuk menentukan hasil karya dan proses bagaimana hasil karya tersebut diperoleh sebagai salah satu bukti yang dapat menunjukkan pencapaian belajar siswa, yaitu mencapai kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil pekerjaan siswa, portofolio juga berfungsi untuk mengetahui perkembangan kompetensi siswa.

Terdapat beberapa tipe portofolio yaitu portofolio dokumentasi, portofolio proses, dan portofolio pameran. Pendidik dapat memilih tipe portofolio sesuai dengan karakteristik kompetensi dasar dan/atau konteks mata pelajaran.

Pada akhir suatu periode, hasil karya tersebut dikumpulkan dan dinilai oleh pendidik bersama peserta didik. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pendidik dan peserta didik dapat menilai perkembangan kemampuan peserta didik dan terus melakukan perbaikan. Dengan demikian portofolio dapat memperlihatkan perkembangan kemajuan belajar peserta didik melalui karyanya.

Portofolio peserta didik disimpan dalam suatu folder dan diberi tanggal pembuatan sehingga perkembangan kualitasnya dapat dilihat dari waktu ke waktu. Portofolio dapat digunakan sebagai salah satu bahan penilaian. Hasil penilaian portofolio bersama dengan penilaian lainnya dipertimbangkan untuk pengisian rapor/ laporan penilaian kompetensi peserta didik. Portofolio me­ rupakan bagian dari penilaian autentik, yang secara langsung dapat merepresentasikan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik.

Penilaian portofolio dilakukan untuk menilai karya-karya peserta didik secara bertahap dan pada akhir suatu periode hasil karya tersebut dikumpulkan dan dipilih bersama oleh guru dan peserta didik. Karya-karya terbaik menurut pendidik dan peserta didik disimpan dalam folder dokumen portofolio. Pendidik dan peserta didik harus mempunyai alasan yang sama mengapa karya-karya tersebut disimpan di dalam dokumen portofolio. Setiap karya pada dokumen portofolio harus memiliki makna atau kegunaan bagi peserta didik, pendidik, dan orang tua peserta didik. Selain itu, diperlukan komentar dan refleksi dari pendidik, dan orangtua peserta didik.

Karya peserta didik yang dapat disimpan sebagai dokumen portofolio antara lain: karangan, puisi, gambar/lukisan,surat penghargaan/piagam, foto-foto prestasi, dan sejenisnya. Doku­men portofolio dapat menumbuhkan rasa bangga bagi peserta didik sehingga dapat mendorong untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Pendidik dapat memanfaatkan portofolio untuk mendorong peserta didik mencapai sukses dan membangun kebanggaan diri. Secara tidak langsung, hal ini berdampak pada peningkatan upaya peserta didik untuk mencapai tujuan indi­vidualnya. Di samping itu pendidik merasa lebih mantap dalam mengambil keputusan penilaian karena didukung oleh bukti-bukti autentik yang telah dicapai dan dikumpulkan peserta didik.

Agar penilaian portofolio menjadi efektif, pendidik dan peserta didik perlu menentukan ruang lingkup penggunaan portofolio antara lain sebagai berikut:
  1. Setiap peserta didik memiliki dokumen portofolio sendiri yang memuat hasil belajar pada setiap mata pelajaran atau setiap kompetensi. 
  2. Menentukan jenis hasil kerja/karya yang perlu dikumpulkan/ disimpan. 
  3. Pendidik memberi catatan (umpan balik) berisi komentar dan masukan untuk ditindaklanjuti peserta didik. 
  4. Peserta didik harus membaca catatan pendidik dengan kesa­ daran sendiri dan menindaklanjuti masukan pendidik untuk memperbaiki hasil karyanya.
  5. Catatan pendidik dan perbaikan hasil kerja yang dilakukan peserta didik diberi tanggal, sehingga dapat dilihat perkem­ bangan kemajuan belajar peserta didik. 
Rambu-rambu penyusunan dokumen portofolio.
  1. Dokumen portofolio berupa karya/tugas peserta didik dalam periode tertentu, dikumpulkan dan digunakan oleh pendidik untuk mendeskripsikan capaian kompetensi keterampilan. 
  2. Dokumen portofolio disertakan pada waktu penerimaan rapor kepada orangtua/wali peserta didik, sehingga mengetahui perkembangan belajar putera/puterinya. Orangtua/wali peserta didik diharapkan dapat memberi komentar/catatan pada dokumen portofolio sebelum dikembalikan ke sekolah.
  3. Pendidik pada kelas berikutnya menggunakan portofolio sebagai informasi awal peserta didik yang bersangkutan.
e. Teknik lain

Untuk mengukur keterampilan dalam ranah berpikir abstrak (membaca, menulis, menyimak, dan menghitung) dapat digu­ nakan teknik lain seperti tes tertulis. Dalam mata pelajaran matematika atau IPA, misalnya siswa menyelesaikan masalah yang terkait dengan konsep-konsep dalam kedua mata pelajaran tersebut. Dalam mata pelajaran rumpun bahasa, siswa menyusun berbagai jenis teks.

Itulah kiranya yang bisa kami sampaikan mengenai "Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017" semoga bermanfaat.

Jika butuh Aplikasi Raport K13 SD sesuai dengan Teknik Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017 KLik DISINI

Butuh Panduan Penilaian K13 Revisi 2017 SMP KLIK DISINI
Selengkapnya
Updater Aplikasi E-Rapor  V.1.1 SMP 2017

Updater Aplikasi E-Rapor V.1.1 SMP 2017

Updater Aplikasi E-Rapor  V.1.1 SMP 2017 - Belum juga di Instal di Komputer yang ada Aplikasi Dapodiknya sudah muncul lagi Updater Versi 1.1. Tapi tidak mengapa karena penggunaan Aplikasi ini belum dimulai dan di wajib digunakan pada semester 1 tahun 2017 ini.

Tapi jika memang dibutuhkan sebagai bahan pengetahuan, persiapan dan latihan dalam mengelola nilai rapor berbasis Web haruslah mendapatkan updater ataupun aplikasi E-Rapor dari Awal supaya bisa digunakan dan siap di Test kinerjanya.

*) Untuk anda yang belum mempunyai Aplikasi E-Rapor Awal bisa diklik link DISINI

Updater Aplikasi E-Rapor  V.1.1 SMP 2017


Daftar Pembaharuan Aplikasi E-Rapor  V.1.1 SMP 2017

  1. [Pembaharuan] Update Database ke versi 3.72
  2. [Pembaharuan] Membuka Filter Keaktifan PTK dan Gelar Akademikuntuk pengambilan data Guru
  3. [Pembaharuan] Membuka Filter Kelas Terbuka dan Kelas Jauh
  4. [Pembaharuan] Perubahan tampilan Cetak Leger
  5. [Pembaharuan] Menampilkan cetak rapor multikkm
  6. [Pembaharuan] Penambahan Fitur Hapus Pembelajaran yang salah input
  7. [Pembaharuan] Pembaharuan tampilan mapping dan edit KD
  8. [Perbaikan] Perbaikan bug cetak identitas pada halaman depan rapor
  9. [Perbaikan] Perbaikan bug mapel ganda pada cetak rapor KTSP akibatpenambahan mapel wajib di dapodik
  10. [Perbaikan] Perbaikan Filter Kelas dan Mata Pelajaran
  11. [Perbaikan] Perbaikan bug tampilan sikap pada halam pertama rapor
  12. [Perbaikan] Perbaikan Format Import KKM
Lebih jelasnya lagi, kami perlihatkan Preview Panduan dari  Aplikasi E-Rapor  V.1.1 SMP 2017

Panduan Aplikasi E-Rapor  V.1.1 SMP 2017


biar makin jelas dan lengkapnya lagi, Download saja Panduan dan Update Aplikasi E-Raport SMP tahun 2017 Versi 1.1. melalui link dibawah ini ;


Demikianlah kiranya berbagi pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat.
Selengkapnya
Aplikasi Nilai Rapor K-2013 SD Versi Yusep Patahudin

Aplikasi Nilai Rapor K-2013 SD Versi Yusep Patahudin

Aplikasi Nilai Rapor K-2013 SD Versi Yusep Patahudin -Akhirnya ada yang mau berbagi secara Gratis Aplikasi untuk Guru Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 yang mau mengelola penilaian untuk dimasukan kedalam raport sesuai dengan Permendikbud No 24 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013.

Aplikasi yang dibuat dalam microsoft office excel pastinya serba otomatis dalam merekap semua nilai hasil input dan tentunya hasil akhir atau outputnya yakni Raport Hasil Cetak sementara. Bisa disimpan sebagai arsip atau pengganti Raport Tulis Manual jika belum ada disekolah.

Secara singkat kami perlihatkan bentuk dan tampilan dari masing-masing menu yang ada dalam Aplikasi dibawah ini :

Tampilan Menu Utama atau Halaman Awal Aplikasi Raport K13

Aplikasi Pengolahan Penilaian Rapor Kurikulum 2013

Tampilan Kolom Isian Ekstrakulikuler, Aspek Fisik, Prestasi, Sikap Spiritual dan Sikap Sosial di Aplikasi Kurikulum 2013 Revisi SD

Tampilan Kolom Isian untuk Ekstrakulikuler, Aspek Fisik, Prestasi, Sikap Spiritual dan Sikap Sosial

Tampilan Kolom Isian KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) di Aplikasi Raport Kurtilas SD

 Tampilan Kolom Isian KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) di Aplikasi Raport Kurtilas SD

Cover Depan Rapor di Aplikasi Nilai Raport K-2013 SD

Cover Depan Rapor di Aplikasi Nilai Raport K-2013 SD

Data Identitas Peserta didik dalam Raport pada Aplikasi ini

Data Identitas Peserta didik dalam Raport pada Aplikasi ini

Tampilan Kolom Deskripsi Rapor Kurikulum 2013 Revisi

Tampilan Kolom Deskripsi Rapor Kurikulum 2013 Revisi

Adapun Isian dalam Aplikasi Raport ini dimulai dari
  • Data Sekolah
  • Siswa (Untuk Siswa bisa COPY Paste dari Excel Unduhan APP DAPODIK)
  • Lanjut Daftar Mapel (Isikan KKM sesuai Yang Telah dirancang sebelumnya)
  • Daftar ESKUL
  • Aspek Kepribadian (Perstasi, BB, TB, Ketidakhadiran, saran)
  • Lanjut Isi KI-1 sd KI-4
  • Setelah selesai semua diatas silahkan Print sesuai yang perlu di Print, (Ukuran Kertas A4
  • Jika ada KD yang tidak sesuai, silahkan perbaiki di sheet Referensi
*) DESKRIPSI sudah terisi Otomatis, mengambil dari Nilai KD tertinggi dan terendah

Ini file excel nya :
Besar Harapan Aplikasi Pengolahan Nilai Rapor Kurikulum 2013 Sesuaia dengan Pedoman Penilaian Nomor 24 tahun 2016 ini bisa bermanfaat dan berguna untuk kedepannya.

Kritik dan Saran silahkan disematkan pada kolom komentar. Sumber dan Pembuat Aplikasi : Bapak Yusep Patahudin (Facebook)
Selengkapnya
Panduan dan Aplikasi E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017

Panduan dan Aplikasi E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017

Sudahkan Bapak dan Ibu mempunyai Panduan dan Aplikasi E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017?? Jika belum kebetulan kami bagikan secara gratis, estafet dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dalam Format PDF.

Panduan ini diharapkan bisa untuk dipelajari secepatnya karena E-Rapor ini sudah mulai digunakan Tahun 2017 di Jenjang SMP, SMA, SMK berbasis Komputer. Terlebih akan segera berakhirnya kegiatan PAS (Penialaian Akhir semester).

Download Aplikasi E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017

Panduan dan Aplikasi E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017

Latar Belakang diluncurukan E-Raport 2017

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan menjelaskan bahwa penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas penilaian hasil belajar oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah. Penilaian hasil belajar oleh pendidik bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Penilaian hasil belajar dimulai dengan merencanakan penilaian, menyusun instrumen, melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan, serta melaporkan hasil penilaian.

Proses penilaian hasil belajar peserta didik, baik oleh pendidik maupun oleh satuan pendidikan, akan lebih sistematis, komprehensif, lebih akurat, dan cepat dilakukan apabila didukung dengan perangkat aplikasi komputer. Berkaitan dengan hal tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengembangkan aplikasi e-Rapor utuk SMP yang terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), termasuk panduan penggunaannya.

Panduan ini berisi tentang aplikasi e-Rapor berbasis web, yang memuat tentang mekanisme hingga kewenangan dari pengguna aplikasi e-Rapor tersebut. Secara rinci juga dijelaskan tentang panduan penggunaan e-Rapor untuk Admin, Guru Mata Pelajaran, Guru Bimbingan dan Konseling, Wali Kelas, dan Peserta Didik. Panduan ini bertujuan untuk memfasilitasi pendidik dan satuan pendidikan dalam menggunakan aplikasi e-Rapor dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan hasil penilaian, serta membuat laporan pencapaian kompetensi peserta didik.

Daftar Isi Panduan E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017

Latar Belakang
Kurikulum 2013 telah diimplementasikan secara bertahap mulai tahun pelajaran 2013/2014. Komponen penting implementasi Kurikulum 2013 adalah pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang berbasis proses dan otentik, untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang memadai pada para peserta didik.

Seiring dengan perkembangan kebijakan pelaksanaan penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan, serta upaya perubahan paradigma penilaian yang semula lebih mengutamakan pengukuran hasil pembelajaran (assessment of learning), menjadi penilaian sebagai upaya pembelajaran (assessment as learning) dan penilaian untuk pembelajaran (assessment for learning), dibutuhkan sarana yang efektif dan memadai untuk menindaklanjuti dan memanfaatkan proses dan hasil penilaian tersebut.

Selain itu, dalam rangka peningkatan mutu dan layanan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya di bidang pengelolaan penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan mengembangkan Aplikasi E-Rapor SMP yang terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Aplikasi e-Rapor SMP ini dikembangkan dengan merujuk kepada panduan penilaian tahun 2017 cetakan ketiga yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMP.

Dasar Hukum, Tujuan Penyusunan Panduan, Ruang Lingkup,

Sasaran Pengguna
  1. Admin e-Rapor
  2. Guru mata pelajaran
  3. Guru bimbingan dan konseling
  4. Wali Kelas
  5. Siswa
  6. Kepala Sekolah
  7. Orantua/wali murid
APLIKASI E-RAPOR SMP 3

Aplikasi e-Rapor berbasis Web : E-Rapor SMP adalah aplikasi berbasis web, di mana dalam satu sekolah aplikasi ini cukup diinstal pada server atau komputer yang difungsikan sebagai server. Sedangkan client (dalam hal ini admin, guru, wali kelas, dan peserta didik,kepala sekolah dan orang tua) dapat mengakses melalui komputer lain yang terhubung melalui jaringan baik internet, maupun intranet, dengan menggunakan web browser.

Jaringan E-Rapor dengan Kabel LAN dan Wireless


Alur Data pada e-Rapor ke Dapodik.

Sebagaimana kita ketahui, aplikasi e-Rapor SMP ini terintegrasi dengan basis data pada Dapodik. Hubungan aliran data e-Rapor dengan Dapodik dapat dijelaskan seperti ditunjukkan oleh gambar di bawah ini:

Alur Data pada e-Rapor ke Dapodik.

Level Kewenangan Pengguna e-Rapor

  1. Admin adalah orang yang ditunjuk kepala sekolah untuk mengelola data pada aplikasi e-Rapor SMP ini dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah.
  2. Guru adalah tenaga pendidik yang terdaftar di dalam data Dapodik dan berwenang memberikan penilaian terhadap kompetensi siswa sesuai mata pelajaran yang diampunya. Kompetensi yang dimaksud adalah pengetahuan, keterampilan, sikap spiritual dan sikap sosial.
  3. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) adalah tenaga pendidik yang terdaftar di dalam Dapodik dan berwenang untuk memberikan penilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Selain itu, guru Bimbingan dan Konseling bertugas memantau perkembangan nilai siswa dari semester ke semester.
  4. Wali kelas kelas adalah tenaga pendidik yang terdaftar di dalam Dapodik dan berwenang melengkapi data rapor serta melakukan pencetakan rapor.
  5. Siswa adalah perserta didik yang terdaftar di dalam Dapodik dan berhak mengakses data pribadinya serta melihat nilai rapor. Dalam hal ini siswa tidak berhak untuk mengubah data yang ada.
  6. Kepala Sekolah penanggung jawab seluruh proses penilaian di sekolah. Kepala sekolah berwenang memantau seluruh proses penilaian yang dilakukan oleh guru dengan menggunakan hak akses admin.
  7. Orang tua/wali murid berhak memantau nilai yang diperoleh putra/putrinya dengan menggunakan hak akses siswa

Panduan Admin di E-Rapor SMP Th 2017

  • Tugas dan Kewenangan Admin
  • Alur Kerja Admin
  • Instalasi e-Rapor : Persyaratan teknis server dan Langkah instalasi
  • Login Sebagai Admi
  • Mengubah Passwor
  • Mengambil Data Dapodik
  • Mengedit Data Kepala Sekolah
  • Generate User
  • Menambahkan Singkatan Data Mata Pelajaran
  • Memetakan (Mapping) Mata Pelajaran
  • Menginput KKM Mata Pelajaran dan Interval Predikat : Menginput KKM mata pelajaran dengan cara import, Menginput KKM mata pelajaran dengan cara manual, Mengedit dan Menghapus KKM Mata Pelajaran
  • Melihat Data Ekstrakurikuler
  • Menginput Tanggal Rapor
  • Mencetak Rapor
  • Mengirim Nilai ke Dapodik
  • Backup dan Restore Data
  • Input Nilai US/USBN
  • Menu Lain pada Dashboard Admin : Hasil Pengolahan Nilai, Grafik Nilai Siswa, Rekap Kehadiran Siswa, Cetak Leger, Leger Nilai US/USBN, Leger Nilai US/USBN

Panduan Guru Mata Pelajaran di E-Rapor SMP Th 2017

  • Tugas dan Kewenangan Guru Mata Pelajaran
  • Alur Kerja Guru Mata Pelajaran
  • Login
  • Mengubah Password
  • Input Data Kompetensi Dasar (Khusus Muatan Lokal)
  • Merencanakan Penilaian Harian : Merencanakan penilaian pengetahuan, Merencanakan penilaian keterampilan, Merencanakan penilaian sikap spiritual, Merencanakan penilaian sikap sosial, Mengkopi rencana penilaian, Pembobotan PH, PTS dan PAS
  • Menginput Nilai : Menginput nilai pengetahuan, Menginput nilai keterampilan, Menginput nilai sikap spiritual, Menginput nilai sikap sosial,  Menginput nilai tengah semester (PTS) dan nilai akhir semester (PAS).
  • Proses Deskripsi Siswa 
  • Lihat Pengolahan Nilai 
  • Mengirim Nilai Akhir 
  • Menghapus nilai yang salah kirim  

Panduan Guru BK di E-Rapor SMP Tahun 2017

  • Tugas dan Wewenang Guru BK dalam Aplikasi e-Rapor 
  • Alur Kerja Guru BK
  • Login Sebagai Guru Bimbingan (BK) : Login,  Mengubah Password,  Melihat Data Peserta Didik, Melihat Grafik Nilai,  Melihat Rekap Kehadiran Peserta Didik,  Mencetak Leger.
  • Penilaian Sikap oleh Guru BK : Merencanakan Penilaian Sikap Spiritual, Merencanakan Penilaian Sikap Sosial,  Input Nilai Sikap Spiritual,  Input Nilai Sikap Sosial, Input Catatan Perkembangan Siswa.  

Panduan Wali Kelas di Aplikasi E-Rapor SMP

  • Tugas dan Wewenang Wali Kelas dalam e-Rapor  
  • Alur Kerja Wali Kelas  
  • Login 8
  • Mengubah Password 
  • Edit Data Peserta Didik 
  • Input Kehadiran Peserta Didik” 
  • Input Nilai Ekstrakurikuler 
  • Input Prestasi Siswa 
  • Input Catatan Perkembangan Siswa 
  • Proses Deskripsi 
  • Cetak Rapor 

Panduan Siswa di Aplikasi E-Raport SMP Th 2017

  • Wewenang Siswa dalam e-Rapor  
  • Alur Kerja Siswa 
  • Login 
  • Mengubah Password 
  • Melihat Data Pribadi  
  • Melihat Nilai Akhir Semester  
  • Melihat Grafik Nilai  
  • Melihat Rekap Absensi 
PENUTUP

Daftar Permasalah di Aplikasi E-Rapor  SMP

  1. Data Guru Tidak Terambil Ke aplikasi e-Rapor  
  2. Pembelajaran Pendidikan Yang Agama Berbeda Dalam Satu Rombel  
  3. Kelas Atau Mata Pelajaran Tidak Muncul Ketika Input Nilai  
  4. Import Nilai Gagal 
  5. Nilai Tidak Terkirim Ke Wali Kelas  
  6. Nilai Suatu Mapel Tidak Muncul Di Cetak Rapor  
  7. Deskripsi Sikap Tidak Muncul Di Cetak Rapor 
  8. User Selain Admin Password 
  9. Admin Lupa Password 
  10. Tidak Dapat Mengakses e-Rapor Setelah Proses Restore 
  11. User Selain Admin Terblokir  

Hasil Cetak Rapor E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Revisi 2017

  1. Contoh Hasil Kelengkapan Rapor 
  2. Contoh Hasil Cetak Rapor Semester 
  3. Contoh Cetak Leger 
Lebih jelas lihat Preview filenya dibawah ini :

Panduan Penggunaan E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017

Panduan E Rapor SMP ini dibagikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pada Bulan Agustus lalu untuk dijadikan Panduan di Sekolah.

Tampilan Panduan E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017


Download Aplikasi E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017

Silahkan bagi Rekan Guru Mata Pelajaran atau Operator Sekolah di SMP yang belum mempunyai Panduan dan Aplikasi E-Rapor Tahun 2017 ini, bisa mendapatkannya secara gratis melalui link dibawah ini :
Demikianlah kiranya berbagi Panduan dan Aplikasi E-Rapor SMP Kurikulum 2013 Tahun 2017 kali ini, semoga bisa membantu dalam menggunakan dalam mengelola nilai di sekolah. Semoga bermanfaat.
Selengkapnya
Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017 SMP

Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017 SMP

Berikut ini kami bagikan gratis Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017 SMP (Sekolah Menengah Pertama) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2017 dalam format PDF.

Panduan Penilaian SMP Kurikulum 2013 Revisi 2017 SMP

Kami hanya sedikit mengutip saja apa yang dibagikan dalam Panduan ini, supaya ada pencerahan sedikit tentang Bagaimana membuat Penilaian Kurikulum 2013 sesuai dengan Ketentuan yang berlaku dari Pemerintah.

Ini juga pastinya bisa digunakan dalam membuat suatu Aplikasi yang menujang dan memudahkan nantinya dalam mengelola nilai raport siswa di sekolah.

Silahkan dicermati beberapa tulisan yang diambil langsung dari file yang dibagikan kali ini

Panduan ini berisi konsep penilaian, penilaian oleh pendidik yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta penilaian oleh satuan pendidikan. Di samping itu, dalam panduan ini diuraikan cara menetapkan KKM dan mengisi rapor. Panduan ini bertujuan untuk memfasilitasi pendidik dan satuan pendidikan dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan hasil penilaian, serta membuat laporan pen capaian kompetensi peserta didik.

Latar Belakang dibagikan Panduan Penilaian SMP Kurikulum 2013 Revisi 2017 SMP

Hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 tingkat SMP pada tahun 2014 menunjukkan bahwa salah satu kesulitan pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 adalah penilaian. Sekitar 60% responden pendidik menyatakan mereka belum dapat merancang, melaksanakan, mengolah,melaporkan, dan memanfaatkan hasil penilaian dengan baik. 

Kesulitan utama yang dihadapi pendidik adalah merumuskan indikator, menyusun butir-butir instrumen, dan melaksanakan penilaian sikap dengan menggunakan berbagai macam teknik. Selain itu, banyak di antara pendidik yang kurang percaya diri dalam melaksanakan penilaian keterampilan, karena belum sepenuhnya memahami bagaimana menyusun instrumen dan rubrik penilaian keterampilan.

Konsep Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017

Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Pengumpulan informasi tersebut ditempuh melalui berbagai teknik penilaian, menggunakan berbagai instrumen, dan berasal dari berbagai sumber. Penilaian harus dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, meskipun informasi dikumpulkan sebanyak-banyaknya dengan berbagai upaya, kumpulan informasi tersebut tidak hanya lengkap dalam memberikan gambaran, tetapi juga harus akurat untuk menghasilkan keputusan.

Istilah Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017

Penilaian Harian (PH) adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi hasil belajar peserta didik yang digunakan untuk menetapkan program perbaikan atau pengayaan berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi dan memperbaiki proses pembelajaran (assessment as dan for learning), dan mengetahui tingkat penguasaan kompetensi serta menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi (assessment of learning).

Penilaian Tengah Semester (PTS) adalah penilaian yang dilaksanakan pada minggu ke-8 atau ke-9 dalam satu semester. Adapun materi PTS meliputi semua KD yang sudah dipelajari sampai dengan minggu ke-7 atau ke-8.

Penilaian Akhir Semester (PAS) adalah penilaian yang dilaksanakan pada akhir semester gasal dengan materi semua KD pada semester tersebut.

Penilaian Akhir Tahun (PAT) adalah penilaian yang dilaksanakan pada akhir semester genap dengan materi semua KD pada semester genap.

Ujian Sekolah (US) adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik terhadap Standar Kompetensi Lulusan untuk mata pelajaran yang tidak diujikan dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan dilakukan satuan pendidikan.

Ujian Sekolah Berstandar Nasional adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan untuk mata pelajaran tertentu dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. Naskah USBN disiapkan oleh pemerintah bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Fungsi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017

Penilaian seharusnya dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu assessment of learning (penilaian
akhir pembelajaran), assessment for learning (penilaian untuk pembelajaran), dan assessment as learning (penilaian sebagai pembelajaran).

Prinsip Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2017

  1. Sahih Artinya Penilaian harus dilakukan berdasar pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur. Untuk memperoleh data yang dapat mencerminkan kemampuan yang diukur harus digunakan instrumen yang sahih, yaitu instrumen yang mengukur apa yang seharusnya diukur.
  2. Objektif Artinya Penilaian tidak dipengaruhi oleh subjektivitas penilai. Karena itu perlu dirumuskan pedoman penilaian (rubrik) sehingga dapat menyamakan persepsi penilai dan meminimalisir subjektivitas, apalagi dalam penilaian kinerja yang cakupan, otentisitas, dan kriteria penilaiannya sangat kompleks. Untuk penilai lebih dari satu perlu dilihat reliabilitas atau konsistensi antar penilai (interrater reliability) untuk menjamin objektivitas setiap penilai.
  3. Adil Artinya Penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, gender, dan hal-hal lain. Perbedaan hasil penilaian semata-mata harus disebabkan oleh berbedanya capaian belajar peserta didik pada kompetensi yang dinilai. 
  4. Terpadu Artinya Penilaian merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. Penilaian merupakan proses untuk mengetahui apakah suatu kompetensi telah tercapai. Kompetensi tersebut dicapai melalui serangkaian aktivitas pembelajaran. Karena itu penilaian tidak boleh terlepas apalagi melenceng dari pembelajaran. Penilaian harus mengacu pada proses pembelajaran yang dilakukan.
  5. Terbuka Artinya Prosedur penilaian dan kriteria penilaian harus jelas dan dapat diketahui oleh siapapun. Pihak yang dinilai (peserta didik) dan pengguna hasil penilaian berhak tahu proses dan acuan yang digunakan dalam penilaian, sehingga hasil penilaian dapat diterima oleh siapa pun
  6. Menyeluruh dan Berkesinambungan Artinya Penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik. Instrumen penilaian yang digunakan, secara konstruk harus merepresentasikan aspek yang dinilai secara utuh. Penilaian dilakukan dengan berbagai teknik dan instrumen, diselenggarakan sepanjang proses pembelajaran, dan menggunakan pendekatan assessment as learning, for learning, dan of learning secara proporsional. 
  7. Sistematis Artinya Penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku. Penilaian sebaiknya diawali dengan pemetaan. Dilakukan identifikasi dan analisis KD, dan indikator ketercapaian KD. Berdasarkan hasil identifikasi dan analisis tersebut dipetakan teknik penilaian, bentuk instrumen, dan waktu penilaian yang sesuai.
  8. Ber-Acuan Kriteria Artinya Penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi menggunakan acuan kriteria. Penentuan seorang peserta didik telah kompeten atau belum bukan dibandingkan terhadap capaian teman-teman atau kelompoknya, melainkan dibandingkan terhadap kriteria minimal yang ditetapkan. Peserta didik yang sudah mencapai kriteria minimal disebut tuntas, dapat melanjutkan pembelajaran untuk mencapai kompetensi berikutnya, sedangkan peserta didik yang belum mencapai kriteria minimal wajib menempuh remedial.
  9. Akuntabel Artinya Penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya. Akuntabilitas penilaian dapat dipenuhi bila penilaian dilakukan secara sahih, objektif, adil, dan terbuka, sebagaimana telah diuraikan di atas. Bahkan perlu dipikirkan konsep meaningful assessment. Selain dipertanggungjawabkan teknik, prosedur, dan hasilnya, penilaian juga harus dipertanggungjawabkan kebermaknaannya bagi peserta didik dan proses belajarnya.

Penilaian Dalam Kurikulum 2013

  • Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada standar kompetensi lulusan, dan setidaknya memperhatikan 3 (tiga) aspek berikut, yaitu karakteristik peserta didik (intake), karakteristik mata pelajaran (kompleksitas materi/kompetensi), dan kondisi satuan pendidikan (daya dukung) pada proses pencapaian kompetensi. Dalam menetapkan KKM, satuan pendidikan melibatkan kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya.
  • Model KKM terdiri atas lebih dari satu KKM dan satu KKM. Satuan pendidikan dapat memilih salah satu dari model penetapan KKM tersebut.
  • Remedial dan Pengayaan merupakan program pembelajaran yang diperuntukkan bagi peserta didik yang belum mencapai KKM dalam satu KD tertentu. Pembelajaran remedial diberikan segera setelah hasil penilaian dianalisis oleh guru dan hasil tersebut diberikan pada peserta didik sehinga dapat dipergunakan untuk mengetahui kelemahan dan kesulitannya.

Penilaian yang dilakukan Pendidik di Kurikulum 2013 Revisi 2017

A. Penilaian Sikap

1. Pengertian, Teknik, Perencanaan dan Pelaksanaan Penilaian Sikap

Penilaian sikap merupakan kegiatan untuk mengetahui perilaku spiritual dan sosial peserta didik yang dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas sebagai hasil pendidikan. Penilaian sikap ditujukan untuk mengetahui capaian/perkembangan sikap peserta didik dan memfasilitasi tumbuhnya perilaku peserta didik sesuai butir-butir nilai sikap dari KI-1, KI-2, dan nilai-nilai lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Penilaian sikap dilakukan dengan teknik observasi atau teknik lainnya yang relevan, Teknik penilaian observasi dapat menggunakan instrumen berupa lembar observasi, atau buku jurnal (yang selanjutnya disebut jurnal). Teknik penilaian lain yang dapat digunakan adalah penilaian diri dan penilaian antarteman.

Penilaian sikap dilakukan oleh guru mata pelajaran (selama proses pembelajaran pada jam pelajaran) dan/atau di luar jam pembelajaran, guru bimbingan konseling (BK), dan wali kelas (selama peserta didik di luar jam pelajaran).

B. Penilaian Pengetahuan

Pengertian Penilaian Pengetahuan - Dalam Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah dinyatakan secara eksplisit bahwa capaian pembelajaran (learning outcome) ranah pengetahuan mengikuti Taksonomi Bloom yang telah direvisi oleh Lorin Anderson dan David Krathwohl (2001). Ranah pengetahuan merupakan kombinasi dimensi pengetahuan yang diklasifikasikan menjadi faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dengan dimensi proses kognitif yang tersusun secara hirarkis mulai dari mengingat (remembering), memahami (understanding), menerapkan (applying), menganalisis (analyzing), menilai (evaluating), dan mengkreasi (creating). Teknik Penilaian Pengetahuan - Tes Tertulis, Tes Lisan, Penugasan.

C. Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan adalah penilaian yang dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan dalam melakukan tugas tertentu di berbagai macam konteks sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi. Penilaian keterampilan tersebut meliputi ranah berpikir dan bertindak. Keterampilan ranah berpikir meliputi antara lain keterampilan membaca, menulis, menghitung, dan mengarang. Keterampilan dalam ranah bertindak meliputi antara lain menggunakan, mengurai, merangkai, modifikasi, dan membuat.

Biar sreg dihati bapak dan Ibu akan kebenaran data ini, bisa dilihat preview filenya dibawah ini :


Tidak banyak yang akan kami bahas kali ini. selengkapnya bisa mendapatkan Panduan Penilaian Kurikulum 2013 tingkat SMP Revisi terbaru tahun 2017.
Referensi Aplikasi Raport SMP/MTs K13 Revisi 2017
Selengkapnya
Aplikasi Raport SD K13 Revisi 2016 Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Semester 1 dan 2

Aplikasi Raport SD K13 Revisi 2016 Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Semester 1 dan 2

Sudahkan bapak dan ibu mempunyai Aplikasi Raport SD K13 Revisi 2016 Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Semester 1 dan 2?? Jika belum, kami bagikan salah satu referensi terbaik yang bisa Download Gratis di BerkasSekolah.com dalam Format Excel.

Aplikasi Raport SD K13 Revisi 2016 Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Semester 1 dan 2

Ini mungkin salah satu persiapan menjelang berakhirnya kegiatan PAS (Penilaian Akhir Semester) supaya nilai-nilai yang didapatkan dari Ulangan Harian, UTS dan PAS bisa cepat selesai dan bersiap untuk liburan tanpa adanya pekerjaan yang tertunda setelah dibagikan raport.

Itupun jika memang siswa dan siswi di sekolah sudah beres dalam hal nilai dari semua mata pelajaran, adapun kendala seperti kekurangan nilai akibat sesuatu hal, itu bisa dilaksanakan dengan menggunakan Remedial.

Referensi Remedial :
Berbicara Microsoft Excel pastinya dalam menggunakan Aplikasi ini akan otomatis menghitung dan merekap hasil dari Input nilai Keterampilan, Pengetahuan, Sikap, Sosial dan Kehadiran siswa karena ditunjang dengan rumus dan formula yang ada.

Referensi untuk Aplikasi Rekap Kehadiran :
Banyaknya juga ya.... Namun jika dilakukan dari sekarang, dan mencicil untuk merekap nilai input ke Aplikasi Raport Sementara, pastinya akan cepat selesai dan liburpun serasa nikmat.. :D

Sengaja kami pisahkan untuk tiap kelasnya supaya lebih mudah dimiliki masing-masing Guru Kelas. Untuk yang membutuhkan saja, bisa mendapatkan semuanya melalui link dibawah ini :

Aplikasi Raport SD K13 Revisi 2016 Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Semester 1 dan 2

Untuk Semester 1
  1. Aplikasi Raport K13 Semester 1 Revisi 2016 Kelas 1
  2. Aplikasi Raport K13 Semester 1 Revisi 2016 Kelas 2
  3. Aplikasi Raport K13 Semester 1 Revisi 2016 Kelas 3
  4. Aplikasi Raport K13 Semester 1 Revisi 2016 Kelas 4
  5. Aplikasi Raport K13 Semester 1 Revisi 2016 Kelas 5
  6. Aplikasi Raport K13 Semester 1 Revisi 2016 Kelas 6
Untuk Semester 2
  1. Aplikasi Raport K13 Semester 2 Revisi 2016 Kelas 1
  2. Aplikasi Raport K13 Semester 2 Revisi 2016 Kelas 2
  3. Aplikasi Raport K13 Semester 2 Revisi 2016 Kelas 3
  4. Aplikasi Raport K13 Semester 2 Revisi 2016 Kelas 4
  5. Aplikasi Raport K13 Semester 2 Revisi 2016 Kelas 5
  6. Aplikasi Raport K13 Semester 2 Revisi 2016 Kelas 6
Oia, Bagi Bapak dan Ibu yang membutuhkan Aplikasi Raport Kurtilas Revisi 2017, akan kami update secepatnya. Terima Kasih.
Selengkapnya
Prediksi Soal PAS SD/MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Tahun 2017/2018 Semester 1

Prediksi Soal PAS SD/MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Tahun 2017/2018 Semester 1

Berikut ini kami bagikan Prediksi Soal PAS SD/MI Kelas 3, 4, 5, 6 Tahun 2017/2018 Semester 1 semua Mata Pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, PKn, IPA, IPS dan PAI dalam format Word Docx atau Doc.

Prediksi Soal PAS SD/MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Tahun 2017/2018 Semester 1

Kegiatan PAS (Penilaian Akhir Semester) ini sudah mulai diberlakukan pada Tahun Pelajaran 2017/2018 sekarang ini menggantikan istilah UAS (Ujian Akhir Semester) tetapi secara keseluruhan kegiatan tersebut hampir sama yakni mengujikan semua mata pelajaran yang sudah ditempuh siswa selama 1 Semester.

Semua itu untuk melihat kemampuan siswa dalam materi-materi pelajaran serta menilai pencapaian kompetensi siswa selama 1 semester untuk nantinya diterbitkan Raport Semester 1 (ganjil).

Referensi Aplikasi Raport K13 Revisi 2017

Untuk soal-soal yang kami bagikan melalui artikel ini, semoga menjadi solusi dan referensi supaya siap dalam menghadapi kegiatan PAS ini, Download selengkapnya melalui link dibawah ini :Soal

PAS SD/MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Tahun 2017/2018 Semester 1

Soal -Soal PAS SD/MI Kelas 1
  • Soal PAS SD Kelas 1 Semester 1/Ganjil Mata Pelajaran Matematika
  • Soal PAS SD Kelas 1 Semester 1/Ganjil Mata Pelajaran IPA
  • Soal PAS SD Kelas 1 Semester 1/Ganjil Mata Pelajaran PKn
  • Soal PAS SD Kelas 1 Semester 1/Ganjil Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
  • Soal PAS SD Kelas 1 Semester 1/Ganjil Mata Pelajaran IPS
  • Soal PAS SD Kelas 1 Semester 1/Ganjil Mata Pelajaran PAI
Soal -Soal PAS SD/MI Kelas 2
Soal -Soal PAS SD/MI Kelas 3
Soal -Soal PAS SD/MI Kelas 4
Soal -Soal PAS SD/MI Kelas 5
Soal -Soal PAS SD/MI Kelas 6
Selengkapnya