Juknis BOP PAUD Tahun 2019 (Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019)

Juknis BOP PAUD Tahun 2019 (Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019)

Berkassekolah.com - Download Juknis BOP PAUD 2019 dalam format PDF yang telah dibagikan Pemerintah secara Gratis. Juknis BOP PAUD tahun 2019 ini tertuang dalam Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 Petunjuk Teknis (Juknis) DAK Non-Fisik Bantuan Oprasional Penyeleggara PAUD Tahun 2019.

Juknis BOP PAUD Tahun 2019 (Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019)

Berikut ini ada beberapa point penting yang harus diketahui dalam dalam Permendikbud No 4 Tahun 2019 tentang  Petunjuk Teknis (Juknis) DAK Non-Fisik Bantuan Oprasional Penyeleggara PAUD Tahun 2019 seperti Tujuan Dana BOP, Prinsip Penggunaan Dana BOP PAUD, Syarat Penerima BOP. Pengambilan Dana BOP dan Larangan Dana BOP. semua akan kami uraikan supaya lebih jelas.

Tujuan Dana BOP PAUD Tahun 2019 Tahun 2019


  • Pemanfaatan DAK Nonfisik BOP PAUD tepat sasaran dalam mendukung operasional penyelenggaraan PAUD secara efektif dan efisien; dan
  • Pertanggungjawaban keuangan DAK Nonfisik BOP PAUD dilaksanakan dengan tertib administrasi, transparan, akuntabel, tepat waktu, serta terhindar dari penyimpangan.

Prinsip Penggunaan Dana BOP PAUD Tahun 2019


  1. Efisien, yaitu harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang ada untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat dipertanggungjawabkan;
  2. Efektif, yaitu harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan;
  3. Yransparan, yaitu menjamin adanya keterbukaan yang memungkinkan masyarakat dapat mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai pengelolaan DAK Nonfisik BOP PAUD;
  4. Adil, yaitu semua anak baik laki-laki maupun perempuan memperoleh hak yang sama dalam memperoleh layanan PAUD;
  5. Akuntabel, yaitu pelaksanaan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan;
  6. Kepatutan, yaitu penjabaran program/kegiatan harus dilaksanakan secara realistis dan proporsional; dan
  7. Manfaat, yaitu pelaksanaan program/kegiatan yang sejalan dengan prioritas nasional yang menjadi urusan daerah dalam kerangka pelaksanaan desentralisasi dan secara riil dirasakan manfaatnya dan berdaya guna bagi satuan pendidikan yang menyelenggarakan PAUD.

Syarat Penerima BOP PAUD Tahun 2019

  1. Memiliki Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN);
  2. Memiliki peserta didik berjumlah minimal 12 orang yang terdaftar dalam data pokok pendidikan (Dapodik) PAUD dan Dikmas;
  3. Memiliki rekening yang digunakan atas nama Satuan Pendidikan Penyelenggara PAUD; dan
  4. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Pengambilan Dana BOP PAUD Tahun 2019

  1. Pengambilan DAK Nonfisik BOP PAUD dari rekening satuan pendidikan penyelenggara PAUD dilakukan oleh bendahara satuan pendidikan atas persetujuan kepala/pengelola satuan pendidikan dilakukan segera sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Saldo minimum ini bukan termasuk pemotongan. Pengambilan dana tidak diharuskan melalui sejenis rekomendasi/ persetujuan dari pihak manapun;
  2. DAK Nonfisik BOP PAUD harus diterima secara utuh oleh satuan pendidikan dan tidak diperkenankan adanya pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun dan oleh pihak manapun;
  3. Penggunaan DAK Nonfisik BOP PAUD disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan sebagaimana tertuang dalam RKAS; dan
  4. Jika terjadi perbedaan peruntukan atau pembelanjaan, satuan pendidikan harus mengajukan usul perbaikan RKAS kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Pendidikan.

Larangan Penggunaan Dana BOP PAUD Tahun 2019

  1. Disimpan dengan maksud dibungakan;
  2. Dipinjamkan kepada pihak lain;
  3. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas satuan pendidikan penyelenggara PAUD antara lain, studi banding, karya wisata, dan sejenisnya;
  4. Membayar iuran kegiatan yang diselenggrakan oleh unit pelaksana teknis daerah kecamatan/kabupaten/kota/provinsi/pusat, atau pihak lainnya, kecuali untuk menanggung biaya peserta didik/pendidik yang ikut serta dalam kegiatan tersebut;
  5. Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi pendidik/peserta didik untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris PAUD), kecuali bagi peserta didik miskin;
  6. Digunakan untuk rehabilitasi gedung;
  7. 7Membangun gedung/ruangan baru;
  8. Pembelian barang fisik seperti laptop, komputer, printer, tape recorder, LCD proyektor dan sebagainya;
  9. Pembelian mebel;
  10. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana  pemerintah pusat atau Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu  Kota Jakarta atau pemerintah kabupaten/kota secarapenuh;
  11. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan  operasional satuan pendidikan penyelenggara PAUD misalnya  membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar nasional,  upacara keagamaan/acara keagamaan, iuran organisasi, dan lain  sebagainya;
  12. Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti pelatihan/sosialisasi/pendampingan terkait program DAK Nonfisik BOP PAUD/perpajakan program DAK Nonfisik BOP PAUD yang diselenggarakan satuan pendidikan di luar satuan kerja perangkat daerah pendidikan provinsi/kabupaten/kota dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  13. membeli buku, alat, dan bahan pembelajaran/bahan main yang mengandung kekerasan, paham kebencian, pornografi, suku, agama, dan ras;
  14. membiayai keperluan apapun di luar RKAS yang telah diajukan oleh satuan pendidikan penyelenggara PAUD; dan
  15. Dilarang melakukan gratifikasi, memberikan janji ataupun sesuatu kepada siapapun terkait dengan DAK Nonfisik BOP PAUD.

Download Juknis BOP PAUD Tahun 2019

Selengkapnya mengenai isi dari file Juknis BOP PAUD Tahun 2019 yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019 bisa dengan mudah didapatkan mellaui tautan link berikut ni :

Link Download Juknis BOP PAUD Tahun 2019 - KLIK DISINI-

Itulah kirranya membagikan file mengenai Juknis BOP PAUD Tahun 2019 (Permendikbud Nomor 4 Tahun 2019), semoga bermanfaat untuk bapak/ Ibu Bendahara dimanapun berada.
Selengkapnya
Seragam Baru PNS Tahun 2019 Surat Edaran Kemendagri

Seragam Baru PNS Tahun 2019 Surat Edaran Kemendagri

Seragam Baru PNS, Serba Hitam Tiap Hari Kamis, sesuai SE Kemendagri Nomor 025/4660/SJ. Tahun Pelajaran Baru 2019/2020 kembali dibukan dengan lembaran baru ditandai dengan dikeluarkannya Surat Edaran nomor 025/4660/SJ tanggal 12 Juni 2019 tentang tertib penggunaan pakaian dinas dan atribut bagi ASN (aparat sipil negara)/ PNS diwajibkan berpakaian serba hitam pada hari Kamis.

Seragam Baru PNS Tahun 2019 , Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2007 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah dengan Menggunakan mutz dan atribut yang telah diatur.

Seragam Baru PNS, Serba Hitam Tiap Hari Kamis, sesuai SE Kemendagri Nomor 025/4660/SJ

Aturan Seragam baru PNS Tahun 2019

  1. Dalam penggunaan pakaian dinas seluruh PNS tetap mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2007 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, dengan Menggunakan mutz dan atribut yang telah diatur.
  2. Dalam pelaksanaan upacara/apel agar PNS yang tidak mematuhi ketentuan tersebut dikumpulkan dalam satu barisan tersendiri, masing-masing atasan mengingatkan jajaran di bawahnya dan memberikan pembinaan.
  3. Khusus pada hari kamis mengunakan pakaian baju dan celana/rok warna hitam.
  4. Pengaturan penggunaan tanda bintang dan melati akan ditetapkan segera sambil menunggu diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Download Aturan Seragam Baru PNS Tahun 2019 Surat Edaran Kemendagri

Seragam baru PNS Tahun 2019 , Edaran ini dikeluarkan dalam rangka meningkatkan ketertiban, kedisiplinan, keseragaman dan kerapihan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 025/4660/SJ tanggal 12 Juni 2019 hanya berlaku bagi ASN di lingkungan Kemendagri dan BNPP.

Surat Edaran Nomor 025/4660/SJ tanggal 12 Juni 2019 yang berisi tentang tertib penggunaan pakaian dinas dan atribut juga melampirkan contoh pakaian dan atribut kepangkatan yang digunakan, unduh pada link dibawah ini :

Link Download Seragam Baru PNS Tahun 2019 Surat Edaran Kemendagri nomor 025/4660/SJ tanggal 12 Juni 2019 -KLIK DISINI-

Itulah kiranya Informasi dan berbagi file mengenai Aturan Penggunaan Seragam Baru PNS Tahun 2019 Surat Edaran Kemendagri nomor 025/4660/SJ. Semga bermanfaat.

Jangan lupa untuk segera menyiapkan Seragam yang sudah dijadikan Acuan dalam Surat Edaran tersebut agar tidak terkena sanki Disiplin.
Selengkapnya
Materi MPLS Pembinaan Mental Agama

Materi MPLS Pembinaan Mental Agama

Berkas Sekolah - Materi MPLS Tentang Pembinaan Mental Agama. Sebelumnya kami sudah membagikan beberapa Materi seperti Wawasan Wiyata Mandala, Kepramukaan, Kesadaran Berbangsa Bernegara, Belajar Efektif , Tata Krama dan Pendidikan Karakter yang bisa dilihat DISINI

Mungkin Materi MPLS Tentang Pembinaan Mental Agama ini bisa dikatakan materi lanjutan supaya lebih lengkap terutama Bapak/Ibu Penyaji/ Pemateri dalam kegiatan MPLS/ MOPD nanti biar lebih siap. Sebelum di Download, kami akan mencoba menjelaskan beberapa point penting didalamnya seperti Apa Pendidikan Agama itu?

Siswa Sedang Ngaji di Sekolah

Pembinaan Mental Agama

Pendidikan dimanapun dan kapanpun masih dipercaya orang sebagai media ampuh untuk membentuk kepribadian anak ke arah kedewasaan. Pendidikan agama adalah unsur terpenting dalam pendidikan moral dan pembinaan mental. Pendidikan moral yang paling baik sebenarnya terdapat dalam agama karena nilai-nilai moral yang dapat dipatuhi dengan kesadaran sendiri dan penghayatan tinggi tanpa ada unsur paksaan dari luar, datangnya dari keyakinan beragama.

Karenanya keyakinan itu harus dipupuk dan ditanamkan sedari kecil sehingga menjadi bagian tidak terpisahkan dari kepribadian anak sampai ia dewasa. Melihat dari sini, pendidikan agama di sekolah mendapat beban dan tanggung jawab moral yang tidak sedikit apalagi jika dikaitkan dengan upaya pembinaan mental remaja.

Usia remaja ditandai dengan gejolak kejiwaan yang berimbas pada perkembangan mental dan pemikiran, emosi, kesadaran sosial, pertumbuhan moral, sikap dan kecenderungan serta pada akhirnya turut mewarnai sikap keberagamaan yang dianut (pola ibadah). Pada usia remaja, ditinjau dari aspek ideas and mental growth, kekritisan dalam merangkum pemikiran-pemikiran keagamaan mulai muncul, kekritisan yang dimaksud bisa berupa kejenuhan atau kebosanan dalam mengikuti uraian-uraian yang disampaikan guru Agama di sekolah apalagi jika metodologi pengajaran yang disampaikan cenderung monoton dan berbau indoktrinasi.

Jadi mereka telah mulai menampilkan respon ketidak sukaan terhadap materi keagamaan yang dipaketkan di sekolah. Sebenarnya akar permasalahan yang timbul dari kekurang senangan remaja terhadap paket materi pelajaran keagamaan di sekolah terletak pada minimnya motivasi untuk mendalami agama secara lebih intens, yang lebih sederhana lagi ialah pelajaran agama yang mereka dapat di sekolah kurang memberikan aplikasi dan solusi praktis dalam keseharian mereka.

Apalagi waktu mereka lebih banyak dihabiskan dengan nonton teve, jalan-jalan ke mall, ngeceng, pacaran dan hal-hal lain meski banyak juga remaja kita yang melakukan aktifitas positif seperti remaja mesjid, berwiraswasta atau ikut organisasi eskul sekolah serta mengikuti kursus-kursus keterampilan.

Jawaban dari permasalahan diatas adalah kembali pada sosok guru agama sebagai tauladan dan sumber konsentrasi remaja yang menjadi peserta didiknya. Mampukah ia menjadikan dirinya termasuk masalah materi serta metodologi yang dipergunakan sebagai referensi utama bagi peserta didiknya yang seluruhnya remaja itu dalam mengembangkan sikap keberagamaan yang tidak sekedar merasa memiliki agama (having religion) melainkan sampai kepada pemahaman agama sebagai comprehensive commitment dan driving integrating motive, yang mengatur seluruh kehidupan seseorang dan merupakan kebutuhan primer yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Sehingga nantinya remaja-remaja tersebut merasakan ibadah sebagai perwujudan sikap keberagamaan intrinsik tersebut sama pentingnya atau malah lebih penting dibanding nonton teve, jalan-jalan, hura-hura dan lain sebagainya.

Satu hal penting lainnya yang tidak boleh diabaikan oleh para guru Agama di sekolah ialah materi pelajaran agama yang disampaikan di sekolah hendaknya selalu diorientasikan pada kepentingan remaja, seorang guru Agama harus bisa menanamkan keyakinan bahwa apa-apa yang ia sampaikan bukan demi kepentingan sekolah (kurikulum) atau kepentingan guru Agama melainkan demi kepentingan remaja itu sendiri. Karenanya pemahaman akan kondisi objektif kejiwaan remaja mutlak diperlukan oleh para guru Agama di sekolah.

Seorang guru Agama harus senantiasa dekat dan akrab dengan permasalahan remaja yang menjadi peserta didiknya agar mampu menyelami sisi kejiwaan mereka. Dan materi pelajaran agamapun harus terkesan akrab dan kemunikatif, sehingga otomatis sistem pengajaran yang cenderung monolog (satu arah), indoktriner, terkesan sangar (karena hanya membicarakan halal haram) harus dihindari, untuk kemudian diganti dengan sistem pengajaran yang lebih menitik beratkan pada penghayatan dan kesadaran dari dalam diri.

Hal ini mungkin saja dilakukan baik dengan mengajak peserta didik bersama-sama mengadakan ritual peribadatan (dalam rangka penghayatan makna ibadah) atau mengajak peserta didik terjun langsung ke dalam kehidupan masyarakat kecil sehingga mereka bisa mengamati langsung dan turut merasakan penderitaan yang dialami masyarakat marginal tersebut (sebagai upaya menanamkan rasa solidaritas sosial). Jadi intinya mereka tidak hanya mendengar atau mengetahui saja melainkan turut dilibatkan dalam permasalahan yang terdapat dalam materi pengajaran agama di sekolah.

Namun diatas semua itu yang paling penting adalah keterpaduan unsur keluarga, lingkungan masyarakat, kebijakan pemerintah disamping sekolah dalam rangka turut menanamkan semangat beragama yang ideal (intrinsik) di kalangan para remaja. Karena tanpa kerjasama terkait antar usur-unsur tersebut mustahil akan tercipta generasi muda (remaja) yang berkualitas.

Download Materi MPLS Pembinaan Mental Agama

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Adminsitrasi MPLS/ MOPD mengenai Materi Tentang Pembinaan Mental Agama ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Materi MPLS Pembinaan Mental Agama


Semoga dengan adanya salah satu Materi MPLS mengenai Pembinaan Mental Agama bisa membantu persiapan khususnya untuk Penyaji/ Pemateri dalam kegiatan nantinya. Bagi yang membutuhkan bisa dengan mudah didapatkan melalui tautan link yang sudah kami siapkan dibawah ini :

Link Download Materi MPLS Tentang Pembinaan Mental Agama -KLIK DISINI-

Itulah kirannya berbagi Informasi dan File mengenai Materi MPLS Tentang Pembinaan Mental Agama, semoga bermanfaat. Apabila ada kekurangan silahkan berikan masukan di kolom komentar dan Jika ini bermanfaat jangan lupa untuk dibagikan. Terima Kasih.
Selengkapnya
Materi MPLS tentang Tata Krama Siswa

Materi MPLS tentang Tata Krama Siswa

Berkas Sekolah - Materi MPLS Tentang Tata Krama Siswa. Sebelumnya kami sudah membagikan beberapa Materi seperti Wawasan Wiyata Mandala, Kepramukaan, Kesadaran Berbangsa Bernegara, Belajar Efektif dan Pendidikan Karakter yang bisa dilihat DISINI

Mungkin Materi MPLS Tentang Tata Krama Siswa ini bisa dikatakan materi lanjutan supaya lebih lengkap terutama Bapak/Ibu Penyaji/ Pemateri dalam kegiatan MPLS/ MOPD nanti biar lebih siap. Sebelum di Download, kami akan mencoba menjelaskan beberapa point penting didalamnya seperti Pengertian Tata Krama, Macam-Macam Tata Krama, Tata krama berkenalan, Tata Krama Bertamu, Tata Krama Berbicara, Tata Krama Berpenampilan.

Siswa SD Berseragam Rapih

Tata Krama Siswa

Tata krama atau adat sopan santun atau sering disebut etiket telah menjadi bagian dalam hidup, contoh; pada waktu Anda masih kanak-kanak, orang tua Anda sudah melatih Anda menerima pemberian orang dengan tangan sebelah kanan dengan mengucapkan terima kasih. Orang tua Anda melatih Anda cara makan, minum, menyapa, memberi hormat dan berpakaian. Lama kelamaan perilaku Anda menjadi kebiasan. Tata krama adalah kebiasaan, yang lahir dalam hubungan antar manusia. Tata krama yang semula berlaku dalam lingkungan terbatas lama kelamaan dapat merambat ke lingkungan yang lebih luas. Tata krama telah menjadi bagian dari pergaulan sehari-hari. Jadi dapat disimpulkan bahwa tata kram adalah kebiasaan sopan santun yang dispakati dalam lingkungan pergaulan antara manusia setempat.

Tata krama terdiri atas kata tata dan krama. Tata berarti adat, aturan, norma, peraturan. Krama berarti sopan santun, kelakuan, tindakan, perbuatan. Tata krama berarti adat sopan santun, kebiasaan sopan santun. Dalam pergaulan sehari-hari sering kita jumpai manusia dengan type kedondong yaitu orang yang berpenampilan menarik dalam berpakaian, berbicara, makan, minum, dan berjalan. Namun penampilan itu hanyalah polesan saja. Ternyata hatinya dikuasai oleh sifat-sifat tak terpuji, suka dendam, egois, suka menyakiti hati. Ada juga manusia yang bertype durian, penampilan tidak menarik, kasar, dan tidak mengundang simpati, namun berhati emas, rendah hati, suka memaafkan, suka menolong dan menghargai orang lain.

Kulit durian memang tajam dan kasar, tetapi buah durian terasa enak kalau dimakan. Makna tata krama yang sesungguhnya bukanlah seperti kedondong yang licin kulitnya dan masam rasanya, demikian pula makna tata krama bulanlah seperti durian yang tajam tapi enak rasanya. Kedua-duanya sama merugikan. 


Macam-macam Tata Krama : Tata krama pergaulan, Komunikasi sebagai sifat alami manusia , Komunikasi dan tata krama pergaulan adalah hal yang tidak dapat dipisahkan.

Ada beberapa kunci pokok yang perlu dicamkan dalam masalah komunkasi:

  • Perlakuan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan.
  • Setiap orang mempunyai perbedaan-perbedaan perorangan tidak ada kembar satu telur yang sama.
  • Kenal dulu baru sayang, makin kenal makin sayang, tak kenal makin tak sayang.  

Tata krama berkenalan 

  • Kedua belah pihak saling menyebutkan nama, saling memandang, berjabatan tangan, tidak mengayun-ayunkan tangan.
Tata Krama Bertamu 

  • Hendaknya berjanji dahulu dan datang tepat waktu. 
Tata Krama Berbicara
  • Berkata peliharalah lidah, jangan menyinggung perasaan 
  • Jangan memotong pembicaraan orang lain
  • Perhatikan Anda berbicara dengan siapa  

Tata Krama Berpenampilan

Cara menggunakan pakaian

  • Kalau pakai seragam sekolah harus dimasukkan pakai dasi sabuk hitam (seragam putih abu-abu)
  • Pada waktu olahraga pakailah pakaian dan olahraga
  • Memakai pakaian harus cocock denagn situasi dan tempat

Cara berjalan bersama

  • Laki-laki harus melindungi wanita
  • Kalau ada dua wanita dan satu pria, pria berjalan di sisi yang
  • berdekatan dengan lalu lintas
  • Kalau ada dua pria dan satu wanita, wanita ada di tengah.

Tata cara makan

  • Cicipilah makan dan minuman dengan tidak bersuara.
  • Jika batuk pada waktu makan tutupi mulut.
  • Berdoa sebelum makan.

Tata cara menggunakan fasilitas umum

  • Buang sampah pada tem patnya
  • Jagalah kebersihan baik di dalam kelas maupun di sekitar halaman.
  • Taman umum harus ikut kita jaga kebersihannya.
  • Sopan berkendara di jalan.

Kebiasaan mer0k0k

Download Materi MPLS Tentang Tata Krama Siswa

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Adminsitrasi MPLS/ MOPD mengenai Materi Tentang Tata Krama ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Materi MPLS Tentang Tata Krama Siswa


Semoga dengan adanya salah satu Materi MPLS mengenai Tata Krama Siswa bisa membantu persiapan khususnya untuk Penyaji/ Pemateri dalam kegiatan nantinya. Bagi yang membutuhkan bisa dengan mudah didapatkan melalui tautan link yang sudah kami siapkan dibawah ini :

Link Download Materi MPLS Tentang Tata Krama Siswa -KLIK DISINI-

Itulah kirannya berbagi Informasi dan File mengenai Materi MPLS Tentang Tata Krama Siswa, semoga bermanfaat. Apabila ada kekurangan silahkan berikan masukan di kolom komentar dan Jika ini bermanfaat jangan lupa untuk dibagikan. Terima Kasih.
Selengkapnya
Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter

Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter

Berkas Sekolah - Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter. Sebelumnya kami sudah membagikan beberapa Materi seperti Wawasan Wiyata Mandala, Kepramukaan, Kesadaran Berbangsa Bernegara dan Belajar Efektif yang bisa dilihat DISINI

Mungkin Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter ini bisa dikatakan materi lanjutan supaya lebih lengkap terutama Bapak/Ibu Penyaji/ Pemateri dalam kegiatan MPLS/ MOPD nanti biar lebih siap. Sebelum di Download Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter, kami akan mencoba menjelaskan beberapa point penting didalamnya seperti : Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Ahli, Pendidikan Karakter Menurut Lickona, Pendidikan Karakter Menurut Suyanto, Pendidikan Karakter Menurut Kertajaya, Pendidikan Karakter Menurut Kamus Psikologi, Sembilan pilar karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, Memahami Pendidikan Karakter, dan Dampak Pendidikan Karakter.


Pendidikan Karakter

Penguatan pendidikan moral (moral education) atau pendidikan karakter (character education) dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda di negara kita. Krisis tersebut antara lain berupa meningkatnya pergaulan bebas, maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan terhadap teman, pencurian remaja, kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan, p0rn0gr4fi, dan perusakan milik orang lain sudah menjadi masalah sosial yang hingga saat ini belum dapat diatasi secara tuntas, oleh karena itu betapa pentingnya pendidikan karakter.

Menurut Lickona, karakter berkaitan dengan konsep moral (moral knonwing), sikap moral (moral felling), dan perilaku moral (moral behavior). Berdasarkan ketiga komponen ini dapat dinyatakanbahwa karakter yang baikdidukung oleh pengetahuan tentang kebaikan, keinginan untuk berbuat baik, dan melakukan perbuatan kebaikan. Bagan di bawah ini merupakan bagan kterkaitan ketiga kerangka pikir ini.

Pendidikan Karakter Menurut Lickona

Secara sederhana, pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai segala usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Tetapi untuk mengetahui pengertian yang tepat, dapat dikemukakan di sini definisi pendidikan karakter yang disampaikan oleh Thomas Lickona. Lickona menyatakan bahwa pengertian pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai etika yang inti.

Pendidikan Karakter Menurut Suyanto

Suyanto (2009) mendefinisikan karakter sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, maupun  negara.

Pendidikan Karakter Menurut Kertajaya

Karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu benda atau individu. Ciri khas tersebut adalah asli dan mengakar pada kepribadian benda atau individu tersebut, serta merupakan “mesin” yang mendorong bagaimana seorang bertindak, bersikap, berucap, dan merespon sesuatu (Kertajaya, 2010).

Pendidikan Karakter Menurut Kamus Psikologi

Menurut  kamus psikologi, karakter adalah kepribadian ditinjau dari titik tolak etis atau moral, misalnya kejujuran seseorang, dan biasanya berkaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap (Dali Gulo, 1982: p.29). Nilai-nilai dalam pendidikan karakter

Ada 18 butir nilai-nilai pendidikan karakter yaitu , Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta tanah air, Menghargai prestasi, Bersahabat/komunikatif, Cinta Damai, Gemar membaca, Peduli lingkungan, Peduli sosial, Tanggung jawab.

Memahami Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Menurut Thomas Lickona, tanpa ketiga aspek ini, maka pendidikan karakter tidak akan efektif.

Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan, karena seseorang akan lebih mudah dan berhasil menghadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan untuk berhasil secara akademis.

Terdapat sembilan pilar karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu:

  1. Karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya
  2. Kemandirian dan tanggungjawab
  3. Kejujuran/amanah, diplomatis
  4. Hormat dan santun
  5. Dermawan, suka tolong-menolong dan gotong royong/kerjasama;
  6. Percaya diri dan pekerja keras
  7. Kepemimpinan dan keadilan
  8. Baik dan rendah hati, dan
  9. Karakter toleransi, kedamaian, dan kesatuan.

Dampak Pendidikan Karakter

Apa dampak pendidikan karakter terhadap keberhasilan akademik? Beberapa penelitian bermunculan untuk menjawab pertanyaan ini. Ringkasan dari beberapa penemuan penting mengenai hal ini diterbitkan oleh sebuah buletin, Character Educator, yang diterbitkan oleh Character Education Partnership.

Dalam buletin tersebut diuraikan bahwa hasil studi Dr. Marvin Berkowitz dari University of Missouri- St. Louis, menunjukan peningkatan motivasi siswa sekolah dalam meraih prestasi akademik pada sekolah-sekolah yang menerapkan pendidikan karakter. Kelas-kelas yang secara komprehensif terlibat dalam pendidikan karakter menunjukkan adanya penurunan drastis pada perilaku negatif siswa yang dapat menghambat keberhasilan akademik.

Download Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Adminsitrasi MPLS/ MOPD Pembahasan Pendidikan karakter ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter


Semoga dengan adanya salah satu Materi MPLS mengenai Pendidikan Karakter bisa membantu persiapan khususnya untuk Penyaji/ Pemateri dalam kegiatan nantinya. Bagi yang membutuhkan bisa dengan mudah didapatkan melalui tautan link yang sudah kami siapkan dibawah ini :

Link Download Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter -KLIK DISINI-

Itulah kirannya berbagi Informasi dan File mengenai Materi MPLS Tentang Pendidikan Karakter, semoga bermanfaat. Apabila ada kekurangan silahkan berikan masukan di kolom komentar dan Jika ini bermanfaat jangan lupa untuk dibagikan. Terima Kasih.
Selengkapnya
Materi MPLS Tentang Belajar Efektif

Materi MPLS Tentang Belajar Efektif

Materi MPLS Belajar Efektif - Kembali berjumpa dengan kami BerkasSekolah.com  yang masih membagikan contoh/ referensi untuk Berkas Administrasi Guru di Sekolah/ Madrasah. Untuk kali ini izinkan kami bagikan Materi MPLS Belajar Efektif yang memang dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan MPLS/ MOPD Tahun Pelajaran 2019/2020 setelah dilaksanakannya PPDB.

Materi MPLS Belajar Efektif ini akan kami jelaskan point-point pentingnya atau anda bisa saja langsung di Download dalam bentuk Microsoft Office Word (Docs) yang disimpan rapih di Google Drive supaya lebih aman dari malware untuk disimpan di Komputer, Notebook, Flasdisk dan lain-lain.
Sedang Mencontek


Pengertian Belajar Efektif

Belajar yang efektif adalah proses belajar mengajar yang berhasil guna, dan proses pembelajaran itu mampu memberikan pemahaman, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan mutu / kualitas yang lebih baik serta dapat memberikan perubahan perilaku dan dapat diaplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasil dari pembelajaran itu akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.

Dan untuk mencapai belajar yang efektif tentu saja dalam proses belajarnya harus dilakukan dengan baik dan benar. Berikut ini adalah tips-tips belajar yang baik dan benar :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah. 

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal- soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

9. Jadilah Seorang Pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.

10. Mendengarkan Penjelasan Guru Dengan Baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.

11. Jangan Malu Untuk Bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.

12. Kerjakan PR
Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!

13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan
Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!

14. Cukup Istirahat, Makan Dan Bermain
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!

15. Banyak Berlatih Pelajaran Yang Kurang Disukai
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.

16. Ikutilah Kegiatan Ektrakurikuler Yang Kamu Senangi
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.

17. Cari Seorang Pembimbing Yang Baik
 Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.

18. Jangan Suka Mencontek Teman
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.

19. Niat Dengan Sungguh-Sungguh
Kalau belajar tidak sungguh-sungguh ataupun tidak niat, yang ada malah pikiran kita melayang kemana-mana. Entah itu tentang makanan, games, lawan jenis, dll. Oleh sebab itu, belajar yang baik dimulai dengan niat yang sungguh-sungguh.

20. Lokasi dan Situasi Yang Kondusif
21. Hindari Sikap Tidak Jujur
22. Metode Imitasi
23. Trial and Error
24. Conditioning
25. Metode Berpikir
26. Mulailah Dari yang “Kecil”
27. Sering-seringlah “Practice”
28. Fokus
29. Mohon Bimbingan-NYA
30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan

Itulah kiranya beberapa Point yang bisa dijadikan Materi MPLS untuk Pembahasan Belajar Efektif baik di rumah ataupun di Sekolah. Barangkali masih kurang Bapak/Ibu bisa dengan mudah mencari yang lainnya di google.

Download Materi MPLS Belajar Efektif

Selengkapnya mengenai susunan dan isi Berkas Administrasi MPLS/ MOPD tentang Materi MPLS Tentang Belajar Efektif dalam format Word ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Materi MPLS Tentang Belajar Efektif


Semoga dengan adanya Materi MPLS Tentang Belajar Efektif bisa mendapatkan point-point penting terutama untuk anda pemateri/ penyaji dalam kegiatan nanti agar lebih mudah menjelaskan ke Peserta Didik dalam kegiatan tersebut.

Bagi yang ingin mendapatkan dalam bentuk Docs seperti yang sudah kami bilang diatas, bisa dengan mudah didapatkan melalui link yang sudah kami siapkan dibawah ini ;

Link Download Materi MPLS Tentang Belajar Efektif -KLIK DISINI-

Itulah kiranya berbagi Informasi dan file mengenai Materi MPLS Tentang Belajar Efektif yang bisa kami bagikan. Apabila ada kekurangan mohon masukan dan saranannya yang bisa di sematkan di kolom komentar dan jika ini bermanfaat mohon untuk di Share kembali. Terima Kasih. salamsantun
Selengkapnya
Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Berikut ini merupakan Berkas Administrasi MOPD yakni Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara yang akan kami bagikan secara Gratis dan Lengkap dengan File Word.Docx.

Sebelumnya kami sudah membagikan beberapa materi dalam kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dalam kegiatan MOPD seperti Wawasan Wiayata Mandala dan Kepramukaan. Untuk kali ini kami bagikan Materi Kesadaran Berbangsa dan Bernegara.

Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
image : google.com

Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Cinta Tanah Air adalah? Bagaimana Kesadaran Berbangsa dan Bernegara ? Sikap Rela berkorban untuk Bangsa dan Negara? Nasionalisme adalah? Bagaimana membina Sikap Nasionalisme?  dan Empat hal yang harus kita hidari ndalam memupuk sermangat nasionalisme? Implementasi sikap patriotisme dalam kehidupan sehari hari? Kesadaran bela negara adalah?

Semua itu akan kami bahas dan kami bagikan dalam bentuk file format word siap cetak supaya nanti Bapak/Ibu yang kebetulan memberikan materi Kesadaran Berbangsa dan Bernegara tidak lagi mencari di google.

KESADARAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

Di era globalisasi ini banyak tantangan memang bagi negeri kita, namun kesadaran berbangsa dan bernegara sudah selayaknya rakyat dan pemerintah untuk bersama sama memberikan pemahaman bagi rakyatnya, khususnya kaum muda. Pemerintah ikut bertanggung jawab mengemban amanat untuk memberikan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi warganya, bila rakyat bangsa Indonesia sudah tidak memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, maka ini merupakan bahaya besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mengakibatkan bangsa ini akan jatuh ke dalam kondisi yang sangat parah bahkan jauh terpuruk dari bangsa-bangsa yang lain yang telah mempersiapkan diri dari gangguan bangsa lain.

Mengingat kondisi bangsa kita sekarang, merupakan salah satu indikator bahwa warga bangsa Indonesia di negeri ini telah mengalami penurunan kesadaran berbangsa dan bernegara. Hal ini bisa kita lihat dari berbagai daerah sering bergejolak diantaranya tawuran antar warga, perkelaian pelajar, ketidakpuasan terhadap hasil pilkada, perebutan lahan pertanian maupun tambang, dan lain-lain. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara mempunyai makna bahwa individu yang hidup dan terikat dalam kaidah dan naungan di bawah Negara Kesatuan RI harus mempunyai sikap dan perilaku diri yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasasi keikhlasan/kerelaan bertindak demi kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia.

Berbagai masalah yang berkaitan dengan kesadaran berbangsa dan bernegara sebaiknya mendapat perhatian dan tanggung jawab kita semua. Sehingga amanat pada UUD 1945 untuk menjaga dan memelihara Negara Kesatuan wilayah Republik Indonesia serta kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan.

Hal lain yang dapat mengganggu kesadaran berbangsa dan bernegara di tingkat pemuda yang perlu di cermati secara seksama adalah semakin tipisnya kesadaran dan kepekaan sosial di tingkat pemuda, padahal banyak persoalan-persoalan masyarakat yang membutuhkan peranan pemuda untuk membantu memediasi masyarakat agar keluar dari himpitan masalah, baik itu masalah sosial, ekonomi dan politik, karena dengan terbantunya masyarakat dari semua lapisan keluar dari himpitan persoalan, maka bangsa ini tentunya menjadi bangsa yang kuat dan tidak dapat di intervensi oleh negara apapun, karena masyarakat itu sendiri yang harus disejahterakan dan jangan sampai mengalami penderitaan. Di situ pemuda telah melakukan langkah konkrit dalam melakukan bela negara.

Kesadaran bela negara adalah dimana kita berupaya untuk mempertahankan negara kita dari ancaman yang dapat mengganggu kelangsungan hidup bermasyarakat yang berdasarkan atas cinta tanah air. Kesadaran bela negara juga dapat menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme di dalam diri masyarakat. Upaya bela negara selain sebagai kewajiban dasar juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, penuh tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa. Keikutsertaan kita dalam bela negara merupakan bentuk cinta terhadap tanah air kita.
Nilai-nilai bela negara yang harus lebih dipahami penerapannya dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara antara lain:

1.  Cinta Tanah Air
Negeri yang luas dan kaya akan sumber daya ini perlu kita cintai. Kesadaran bela negara yang ada pada setiap masyarakat didasarkan pada kecintaan kita kepada tanah air kita. Kita dapat mewujudkan itu semua dengan cara kita mengetahui sejarah negara kita sendiri, melestarikan budaya-budaya yang ada, menjaga lingkungan kita dan pastinya menjaga nama baik negara kita.

2.  Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
Kesadaran berbangsa dan bernegara merupakan sikap kita yang harus sesuai dengan kepribadian bangsa yang selalu dikaitkan dengan cita-cita dan tujuan hidup bangsanya. Kita dapat mewujudkannya dengan cara mencegah perkelahian antar perorangan atau antar kelompok dan menjadi anak bangsa yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

3.  Pancasila
Ideologi kita warisan dan hasil perjuangan para pahlawan sungguh luar biasa, pancasila bukan hanya sekedar teoritis dan normatif saja tapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita tahu bahwa Pancasila adalah alat pemersatu keberagaman yang ada di Indonesia yang memiliki beragam budaya, agama, etnis, dan lain-lain. Nilai-nilai pancasila inilah yang dapat mematahkan setiap ancaman, tantangan, dan hambatan.

4.  Rela berkorban untuk Bangsa dan Negara
Dalam wujud bela negara tentu saja kita harus rela berkorban untuk bangsa dan negara. Contoh nyatanya seperti sekarang ini yaitu perhelatan seagames. Para atlet bekerja keras untuk bisa mengharumkan nama negaranya walaupun mereka harus merelakan untuk mengorbankan waktunya untuk bekerja sebagaimana kita ketahui bahwa para atlet bukan hanya menjadi seorang atlet saja, mereka juga memiliki pekerjaan lain. Begitupun supporter yang rela berlama-lama menghabiskan waktunya antri hanya untuk mendapatkan tiket demi mendukung langsung para atlet yang berlaga demi mengharumkan nama bangsa.

5.  Memiliki Kemampuan Bela Negara
Kemampuan bela negara itu sendiri dapat diwujudkan dengan tetap menjaga kedisiplinan, ulet, bekerja keras dalam menjalani profesi masing-masing.

Kesadaran bela negara dapat diwujudkan dengan cara ikut dalam mengamankan lingkungan sekitar seperti menjadi bagian dari Siskamling, membantu korban bencana sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia sering sekali mengalami bencana alam, menjaga kebersihan minimal kebersihan tempat tinggal kita sendiri, mencegah bahaya narkoba yang merupakan musuh besar bagi generasi penerus bangsa, mencegah perkelahian antar perorangan atau antar kelompok karena di Indonesia sering sekali terjadi perkelahian yang justru dilakukan oleh para pemuda, cinta produksi dalam negeri agar Indonesia tidak terus menerus mengimpor barang dari luar negeri, melestarikan budaya Indonesia dan tampil sebagai anak bangsa yang berprestasi baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Apabila kita  mengajarkan dan melaksanakan apa yang menjadi faktor-faktor pendukung kesadaran berbangsa dan bernegara sejak dini, yakni

dengan mengembalikan sosialisasi pendidikan kewarganegaraan di sekolah-sekolah, juga sosialisasi di masyarakat,niscaya akan terwujud.. Pada pendidikan kewarganegaraan   ditanamkan prinsip etik multikulturalisme, yaitu kesadaran perbedaan satu dengan yang lain menuju sikap toleran yaitu menghargai dan mengormati perbedaan yang ada. Perbedaan yang ada pada etnis dan religi sudah harusnya menjadi bahan perekat kebangsaan apabila antar warganegara memiliki sikap toleran.

Nasionalisme adalah sikap mencintai bangsa dan negara sendiri. Nasionalisme terbagi atas :
  1. Nasionalisme dalam arti sempit, yaitu sikap mencintai bangsa sendiri secara berlebihan sehingga menggap bangsa lain rendah kedudukannya, nasionalisme ini disebut juga nasionalisme yang chauvinisme, contoh Jerman pada masa Hitler.
  2. Nasionalisme dalam arti luas, yaitu sikap mencintai bangsa dan negara sendiri dan menggap semua bangsa sama derajatnya. Hans Kohn dalam bukunya Nationalism its meaning and history mendivinisikan nasionalisme sebagai berikut :
    • Suatu paham yang berpendapat bahwa kesetiaan individu tertinggi harus diserahkan pada negara.
    • Perasaan yang mendalam akan ikatan terhadap tanah air sebagai tumpah darah.
Ada tiga hal yang harus kita lakukan untuk membina nasionalisme Indonesia :
  1. Mengembangkan persamaan diantara suku-suku bangsa penghuni nusantara
  2. Mengembangka sikap toleransi
  3.  Memiliki rasa senasib dan sepenanggungan diantara sesama bangsa Indonesia
Empat hal yang harus kita hidari ndalam memupuk sermangat nasionalisme adalah :
  1. Sukuisme, menganggap msuku bangsa sendiri paling baik.
  2. Chauvinisme, mengganggap bangsa sendiriu paling unggul.
  3. Ektrimisme, sikap mempertahankan pendirian dengan berbagai cara kalau perlu dengan kekerasan dan senjata.
  4. Provinsialisme, sikap selalu berkutat dengan provinsi atau daerah sendiri.
Sikap patriotisme bangsa indonesia telah dimulai sejak jaman penjajahan, dengan banyaknya pahlawan pahlawan yang gugur dalam rangka mengusir penjajah seperti Sultan Hasanudin dari Makasar, Pangeran Diponogoro dari Jawa tengah, Cut Nyak Dien Tengku Umar dari Aceh dll. Sikap patriotis memuncak setelah proklamasi kemerdekaan pada periode perjuangan fisik antara tahun 1945 sampai 1949 yaitu periode mempertahankan negara dari keinginan Belanda untuk kembali menjajah Indonesia.

Sikap patriotisma adalah sikap sudi berkorban segala-galanya termasuk nyawa sekalipun untuk mempertahankan dan kejayaan negara. Ciri-ciri patriotisme adalah:
  1. Cinta tanah air.
  2. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
  3. Menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  4. Berjiwa pembaharu.
  5. Tidak kenal menyerah dan putus asa.
Itu semua sudah kami rangkum dalam file Word Gratis.

Download Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Selengkapnya mengenai susunan dan isi Berkas Administrasi MOPD Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara dalam format Word ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara


Download File :
Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
Demikianlah kiranya berbagi Berkas Administrasi Sekolah mengenai Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara dalam format Word, Semoga bermanfaat.
Selengkapnya
Materi MPLS Tentang Kepramukaan

Materi MPLS Tentang Kepramukaan

Berikut ini Adalah Berkas Administrasi MOPD Materi MPLS Tentang Kepramukaan yang bisa di Download Gratis format File Microsoft Office.DOCX. Sebelumnya kami sudah pernah membagikan Materi MPLS tentang Wawasan Wiyata Mandala yang bisa dilihat DISINI

Materi MPLS Tentang Kepramukaan
Anak Pramuka Sedang Mendirikan Kemah

Materi MPLS Tentang Kepramukaan

Siapa yang tidak mengenal Pramuka!! Siapa yang tidak mengenal sosok Bapak Pandu Sedunia Robert Baden-Powell? Kapan Sejarah Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia?? Apa Tujuan Gerakan Pramuka?

Semua itu akan kami bahas dan kami bagikan dalam bentuk file format word siap cetak supaya nanti Bapak/Ibu yang kebetulan memberikan materi Kepramukaan tidak lagi mencari di google.

Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.

Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun). Sedangkan yang dimaksud Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.

Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Sejarah Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan di tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).

Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka:
  1. memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani;
  2. menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan.
Gerakan Pramuka berlandaskan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:
  • Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya
  • Peduli terhadap dirinya pribadi
  • Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka
Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progresif melalui:
  • pengamalan Kode Kehormatan Pramuka;
  • belajar sambil melakukan;
  • kegiatan berkelompok, bekerjasama, dan berkompetisi;
  • kegiatan yang menarik dan menantang;
  • kegiatan di alam terbuka;
  • kehadiran orang dewasa yang memberikan bimbingan, dorongan, dan dukungan;
  • penghargaan berupa tanda kecakapan; dan
  • satuan terpisah antara putra dan putri;
Tentu masih banyak lagi materi berkaitan dengan Kepramukaan atau Pramuka sebagai salah satu Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dalam kegiatan MOPD nanti. Tetapi tenang saja kami sudah bagikan dalam betul Docx.

Download Materi MPLS Tentang Kepramukaan

Selengkapnya mengenai susunan dan isi Berkas Administrasi MOPD Materi MPLS Tentang Kepramukaan dalam format Word ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Materi MPLS Tentang Kepramukaan


Download File :
Materi MPLS Tentang Kepramukaan
Demikianlah kiranya berbagi Berkas Administrasi Sekolah mengenai Materi MPLS Tentang Kepramukaan dalam format Word, Semoga bermanfaat.
Selengkapnya
Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK Tahun 2019

Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK Tahun 2019

Berikut ini adalah Berkas Adminsitrasi dari Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK 2019 Negeri dan Swasta yang bisa di Download file Gratis dalam Format DOCX.

Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK Tahun 2019
Download Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK Tahun 2019

Program Kerja PPDB Tahun Pelajaran 2019

Program Kerja PPDB 2019 menjadi acuan bagi Panitia dalam melaksanakan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru supaya lebih fokus dan sesuai dengan target yang diharapkan. Begitu juga dengan Program Kerja PPDB Tahun Pelajaran 2019/2020 yang sebentar lagi dilaksanakan dengan motode Online (Daring) dan Offline.

Maka dari itu Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019/2020 yang ditugaskan harus segera menyusun Program Kerja supaya nanti akan cepat terealisasikannya baik dalam pembagian tugas dan tanggung jawab dari masing-masing jabatan dalam PPDB 2019, Anggaran Biaya PPDB 2019 serta Syarat Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2019 baik melalui Jalur Prestasi, Jalur Perpindahan Tugas, Jalur Inklusif dan Jalur Keluarga Tidak Mampu, Jalur Zonasi/Reguler.

Contoh Program Kerja PPDB Tahun 2019 untuk SMP MTs SMA SMK MA MAK


BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah

Penerimaan Peserta Didik Baru bertujuan memberikan kesempatan layanan yang seluas-luasnya bagi warga negara usia anak sekolah agar memperoleh layanan pendidikan sebaik-baiknya dan berkeadilan. Dalam pelaksanaannya, Penerimaan Peserta Didik Baru memenuhi kriteria-kriteria:
  • Obyektivitas artinya bahwa penerimaan Peserta Didik, baik baru maupun pindahan harus memenuhi ketentuan yang diatur dalam edaran ini
  • Transparansi artinya pelaksanaan penerimaan Peserta Didik, baik baru maupun pindahan bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh masyarakat termasuk orang tua Peserta Didik untuk menghindari penyimpangan-penyimpangan yang terjadi
  • Akuntabilitas artinya penerimaan Peserta Didik, baik baru maupun pindahan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat baik prosedur maupun hasilnya
  • Tidak diskriminatif artinya setiap warga negara yang berusia sekolah dapat mengiktui program pendidikan di wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.
  • Pada dasarnya tidak ada penolakan dalam penerimaan Peserta Didik, baik baru maupun pindahan kecuali daya tampung sekolah yang terbatas dan waktu yang tidak memungkinkan
  • Untuk keterlaksanaan tujuan dan kriteria dalam penerimaan siswa baru perlu dibuat program kerja sebagai pedoman bagi Panitia dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru.
2. Ruang Lingkup

Cakupan Program Kerja Penerimaan Peserta Didik  Baru (PPDB) ini meliputi hal-hal sebagai berikut:
  • Persyaratan calon Peserta Didik Baru SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/MAK
  • Waktu Pelaksanaan, Pengumuman Kelulusan, Daftar Ulang
  • Pengorganisasi dan Pembiayaan
  • Model Online dan Model Offline
3. Landasan Kerja

Landasan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik  Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019/2020 di SD/SMP/SMA/SMK........................ ini adalah sebagai berikut :
  • Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Propinsi ......... Nomor : .................... tentang: Edaran tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020
  • Surat Keputusan Bupati Kabupaten/ Kota ................... Nomor ……………………………..tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020
  • Dan Surat Keputusan yang menunjang dalam Peserta Didik  Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019/2020
4. Sistematika

Adapun sistematika dalam penyusunan Program Kerja Penerimaan Peserta Didik  Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019/2020 sebagai berikut :
  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • Pendahuluan
    • Latar Belakang Masalah
    • Ruang lingkup
    • Landasan Kerja
    • Sistematika
  • Persyaratan dan Waktu Pelaksanaan PSB
  • Organisasi dan Teknik Penyelenggaraan
    • Susunan Panitia
    • Uraian Tugas
    • Teknik Penyelenggaraan
  • Program Kegiatan dan Anggaran
    • Program Kegiatan
    • Anggaran Biaya
  • g. Penutup
  • h. Lampiran-lampiran

BAB II PERSYARATAN DAN WAKTU PELAKSANAAN PPDB 2019

Persyaratan PPDB SMP 
  • Memiliki SKHUN SD/MI, DNUN Paket A atau SKYBS 
  • Berusia Maksimal 18 tahun pada hari pertama masuk sekolah 
  • Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) 
Persyaratan PPDB SMA/SMK 
  • Memiliki SKHUN SMP / SMPLB / MTS, DNUN Paket B atau SKYBS 
  • Berusia Maksimal 21 tahun pada hari pertama masuk sekolah 
  • Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) 
Alur Pendaftaran PPDB Tahun 2019

Untuk Alur Pendaftaran disesuaikan dengan Model yang akan dipakai baik itu secara Online ataupun secara Oline, Dijelaskan sedetail mungkin supaya Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK Tahun 2019 lebih fokus.

Download Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK 2019

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas administrasi Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK Tahun Pelajaran 2019/ 2020 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK 2019


Download File :
Program Kerja PPDB Tahun 2019
Program Kerja PPDB SMP MTs SMA SMK MA MAK Tahun 2019
Supaya sekalian dalam membagikannya, kami mempunyai beberapa Aplikasi yang memang menunjang dalam melaksanakan kegiatan PPDB Tahun 2019 dengan mudah seperti dibawah ini :
Aplikasi Brosur PPDB Tahun 2019 Free
Aplikasi PPDB Tahun 2019 Format Excel
Aplikasi Pembuat Administrasi PPDB Tahun 2019 
Aplikasi PPDB SD-MI dengan Tambahan Fitur Photo
Aplikasi PPDB SD SMP SMA Format Excel 
Aplikasi PPDB SMK Berbasis Excel 
Aplikasi PSB SMP Format Excel 
Proposal Pengajuan PPDB Tahun 2019
Contoh Proposal Penerimaan Peserta Didik Baru 2019/2010 Download
Contoh SK Panitia PPDB SMK Tahun 2019 -- Download
Contoh SK Panitia PPDB SD Tahun 2019 -- Download
Contoh SK Panitia PPDB SMP Tahun 2019 -- Download
Contoh SK Panitia PPDB SMA Tahun 2019 -- Dwonload
Contoh Surat Pernyataan Calon Peserta Didik Baru format DOCX -- Download
Contoh Surat Pernyataan Calon Peserta Didik Baru format PDF -- Download
Jika ada yang di protek masukan saja passwordnya "berkassekolah.com"
Selengkapnya
Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala

Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala

Berikut ini adalah Berkas Administrasi Materi MPL Tentang Wawasan Wiyata Mandala yang bisa di Download file format Microsoft Office Word.

Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala
Download Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala

Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau dahulu disebut Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) yakni kegiatan di Tahun Pelajaran Baru dalam rangka menyambut Peserta Didik Baru (Siswa-Siswi) dengan berbagi Kegiatan yang positif dan menyenangkan. Adapun salah satunya yakni Wawasan Wiyata Mandala yang akan kami bahas.

A. ARTI DAN MAKNA WAWASAN WIYATA MANDALA

Wawasan : Suatu pandangan atau sikap yang mendalam terhadap suatu hakikat.
Wiyata : Pendidikan Mandala : Tempat atau lingkungan
Wiyata mandala adalah sikap menghargai dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan.

Unsur-unsur wiyata mandala:

  1. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan
  2. Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh atas penyelenggaraan pendidikan dalam lingkungan sekolah.
  3. Antara guru dan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama erat untuk mengemban tugas pendidikan (hubungan yang serasi)
  4. Warga sekolah di dalam maupun di luar sekolah harus menjunjung tinggi martabat dan citra guru.
  5. Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya dan mendukung antarwarga.

B. SEKOLAH DAN FUNGSINYA

Sekolah merupakan tempat penyelenggaraan PBM, menanamkan dan mengembangkan berbagai nilai, ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan. Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal tempat berlangsungnya PBM untuk membina dan mengembangkan:

  1. Ilmu pengetahuan dan teknologi
  2. Pandangan hidup/kepribadian
  3. Hubungan antara manusia dengan lingkungan atau manusia dengan Tuhannya
  4. Kemampuan berkarya.

C. FUNGSI SEKOLAH

Fungsi sekolah adalah sebagai tempat masyarakat belajar karena memiliki aturan/tata tertib kehidupan yang mengatur hubungan antara guru, pengelola pendidikan siswa dalam PBM untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dlam suasana yang dinamis.

D. CIRI-CIRI SEKOLAH SEBAGAI MASYARALAT BELAJAR

Ciri-ciri sekolah sebagai masyarakat belajar adalah :

  1. Ada guru dan siswa, timbulnya PBM yang tertib
  2. Tercapainya masyarakat yang sadar, mau belajar dan bekerja keras.
  3. Terbentuknya manusia Indonesia seutuhnya.

E. PRINSIP SEKOLAH

Sekolah sebagai Wiyata Mandala selain harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, juga harus mencegah masuknya faham sikap dan perbuatan yang secara sadar ataupun tidak dapat menimbulkan pertentangan antara sesama karena perbedaan suku, agama, asal/usul/keturunan, tingkat sosial ekonomi serta perbedaan paham politik. Sekolah tidak boleh hidup menyendiri melepaskan diri dari tantangan sosial budaya dalam masyarakat tempat sekolah itu berada. Sekolah juga menjadi suri teladan bagi kehidupan masyarakat sekitarnya, serta mampu mencegah masuknya sikap dan perbuatan yang akan menimbulkan pertentangan.

Untuk itu sekolah memiliki prinsip-prinsip sebagai berikut :

  1. Sekolah sebagai wadah/lembaga yang memberikan bekal hidup. Dalam hal ini sekolah seharusnya bukan hanya sekedar lembaga yang mencetak para intelektual muda namun lebih dari itu sekolah harus menjadi rumah kedua yang memberikan pelayanan dan pengalaman tentang hidup, mulai dari berorganisasi, bermasyarakat (bersosialisasi), pendidikan lingkungan hidup (PLH) atau bahkan pengalaman hidup yang sesungguhnya.
  2. Sekolah sebagai institusi tempat peserta didik belajar dibawah bimbingan pendidik. Bimbingan lebih dari sekedar pengajaran. Dalam bimbingan peran pendidik berubah dari seorang pendidik menjadi seorang orangtua bahkan menjadi seorang kakak.
  3. Sekolah sebagai lembaga dengan pelayanan yang adil/merata bagi stakeholdernya. Hal tersebut bisa berupa pemerataan kesempatan mendapatkan transfer of knowledge, maupun transfer of experience, dengan tanpa membedakan baik dari segi kemampuan ekonomi, kemampuan intelegensia, dan juga kemampuan fisik (gagasan sekolah inklusi).
  4. Sekolah sebagai lembaga pengembangan bakat dan minat siswa. Prinsip ini sejalan dengan teori multiple intelligence (Howard Gardner) yang memandang bahwa kecerdasan intelektual bukanlah satu-satunya yang perlu diperhatikan oleh lembaga pendidikan, terutama sekolah. Kemampuan bersosialisasi, kemampuan kinestik, kemampuan seni dan kemampuan-kemampuan lainnya juga perlu diperhatikan secara seimbang.

F. PENGGUNAAN SEKOLAH

Sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan yang diperuntukan sebagai tempat proses kegiatan belajar mengajar, tidak diperbolehkan dijadikan sebagai tempat :

  1. Ajang promosi /penjualan produk-produk perniagaan yang tidak berhubungan dengan pendidikan.
  2. Sekolah merupakan lingkungan bebas r0k0k bagi semua pihak.
  3. Penyebaran aliran s3sat atau penyebarluasan aliran agama tertentu yang bertentangan dengan undang-undang.
  4. Propaganda p0litik/kampanye.
  5. dan seterusnya....

G. PENATAAN WIYATA MANDALA DALAM UPAYA KETAHANAN SEKOLAH

H. TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB KEPALA SEKOLAH DALAM HAL PELAKSANAAN WIYATA MANDALA

I. MEKANISME DALAM PELAKSANAAN WIYATA MANDALA

Download Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala

Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Administrasi Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala dalam format Word ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala


Download File :
Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala
Demikianlah kiranya berbagi Berkas Administrasi Sekolah mengenai Materi MPLS Tentang Wawasan Wiyata Mandala dalam format Word, Semoga bermanfaat.
Selengkapnya
Informasi PPDB Tahun Pelajaran 2019/ 2020

Informasi PPDB Tahun Pelajaran 2019/ 2020

Berkas Sekolah - PPDB Tahun 2019/ 2020. Menjelang berakhirnya tahun pelajaran 2018/2019 berakhir dengan ditandai pembagian Kelulusan dan Raport Siswa, khusus kelas 6 SD/MI dan kelas 9 SMP/MTs sederajat yang mau melanjutkan ke jenjang SMP/MTs dan SMA/ MA/ SMK/ MAK harus banyak sekali mencari Informasi mengenai PPDB Tahun 2019/2020 baik secara Online (Daring) ataupun Offline. Berikut ini kami paparkan..

Informasi PPDB Tahun Pelajaran 2019/ 2020

Informasi PPDB Tahun Pelajaran 2019/ 2020

Berkaitan dengan kemajuan zaman dalam bidang PPDB Tahun 2019 ini tepatnya dimulai tahun 2018 Sudah banyak sekali Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/ Kota yang memfasilitasi untuk melakukan PPDB secara Online/ Daring. Hal ini tentu banyak sekali pertimbangan dan alasan yang bisa dikatakan masuk akal seperti Jalur Prestasi, Jalur Perpindahan Tugas, Jalur Inklusif dan Jalur Keluarga Tidak Mampu, Jalur Zonasi/Reguler.

Teringat dari Kutipan Muhadjir Effendy (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan)
Tidak boleh lagi ada sekolah favorit, tidak boleh ada sekolah pinggiran. Semua sekolah harus jadi favorit. Saya juga berharap pendidikan kita akan berkembang menjadi tujuan pemerintahan saat ini, yakni pemerataan pendidikan yang berkualitas. Muhadjir Effendy (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan)
Tentu yang menjadi fokus disini adalah meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas lulusan, dan semua anak indonesia mendapatkan perlakuan baik hak dan kewajiban dalam mendapatkan pendidikan yang layak di semua tingkat masyarakat.

PPDB Online Tahun Pelajaran 2019/ 2020

Berbicara PPDB secara Online (Daring) Tahun 2019/2020 ada beberapa situs yang sudah kami verikasi dan merupakan situs resmi dari Dunia pendidikan diantaranya :

1. SIAP PPDB Online

Ini merupakan Situs ini dipersiapkan sebagai layanan Sistem Informasi PPDB Online atau PSB Online jenjang SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA dan MAK dengan alamat resmi di https://siap-ppdb.com

Tiada lain untuk memudahkan atau memfasilitasi Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang tidak mempunyai Website PPDB secara Online bisa bergabung disini dengan mudah. Adapun menurut website resminya sebagai berikut :

6 Provinsi Peserta PPDB Online 2019/ 2020


29 Kabupaten/Kota Peserta PPDB Online 2019

Di bawah ini merupakan peserta PPDB Online Kabupaten/Kota tahun 2019/2020
  1. KAB. GROBOGAN (GROBOGAN)
  2. KOTA YOGYAKARTA
  3. KAB. PATI
  4. KOTA TEGAL
  5. KOTA CIREBON
  6. KOTA SERANG
  7. KOTA BANJARBARU
  8. KOTA SALATIGA
  9. KOTA SERANG
  10. KOTA DEMAK
  11. KOTA CILEGON
  12. KOTA BOGOR
  13. KOTA KUPANG
  14. KABUPATEN LAMONGAN
  15. KOTA BARU
  16. KAB. SERANG
  17. KOTA KEDIRI
  18. KOTA TARAKAN
  19. KABUPATEN BOJONEGORO
  20. KABUPATEN MALANG
  21. KOTA TANJUNG PINANG
  22. KOTA BANDAR LAMPUNG
  23. KOTA SAMARINDA
  24. KAB. BINTAN (BINTAN)
  25. KOTA PEKANBARU
  26. KABUPATEN GRESIK
  27. KOTA PALEMBANG
  28. KOTA JAMBI
  29. KOTA PADANG SIDOMPUAN
Untuk Para Orang Tua/ Wali Siswa yang akan mendaftarkan PPDB Tahun 2019/2020 baik secara Online atau Offline alangkah baiknya jika berkoordinasi dengan Sekolah Asalnya baik SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/ SMK/ MAK supaya lebih banyak informasi mengenai Jadwal PPDB 2019/2010, Syarat PPDB 2019/2020 dan hal lainnya.

Selain Situs SIAP PPDB Online diatas ada juga Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang benar-benar memfasilitasi dalam hal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online Tahun Pelajaran 2019/ 2020 diantaranya :

PPDB Online SMA/SMK Provinsi Jawa Timur 2019/2020

PPDB Online SMA/SMK Provinsi Jawa Timur 2019/2020

Bapak dan Ibu Orang Tua/ Wali Siswa diwilayah Provinsi Jawa Timur kini telah dipermudah untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru secara Online karena Dinas Pendidikan Provinsi sudah menyediakan Situs Resmi untuk PPDB SMA/SMK secara Online melalui Laman resminya di https://ppdbjatim.net

Berikut Kutipannya :
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berupaya senantiasa meningkatkan layanan pendidikan yang bermutu sesuai dengan tuntutan masyarakat saat ini. Salah satunya adalah PPDB jenjang SMA, SMK Negeri, dan SLB tahun pelajaran 2019/2020 yang akan dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, tidak diskriminatif, dan berkeadilan dengan sistem daring (online) dan luring (offline). Hal ini sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Manajemen Pengelolaan SMA, SMK dan SLB Negeri yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.
Sistem daring untuk seleksi PPDB pada jenjang SMA dan SMK Negeri kita lakukan dalam rangka mempermudah bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran dan pemantauan langsung dengan mengakses internet. PPDB untuk jenjang SLB Negeri tahun pelajaran 2019/2020 menggunakan sistem luring.
Agar kegiatan PPDB jenjang SMA, SMK dan SLB Negeri tahun pelajaran 2019/2020 dapat berjalan dengan baik, diperlukan adanya petunjuk teknis yang mengatur pelaksanaannya sebagai tindak lanjut adanya Permen No 51 Tahun 2018 dan Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2019. Hal ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PPDB untuk melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan penuh tanggung jawab. Semoga pelaksanaan PPDB di Provinsi Jawa Timur tahun 2019 berjalan dengan lancar dan sukses.
- PPDB Jawa Timur terdapat beberapa jalur yaitu:
  • Jalur Offline terdiri dari : Jalur Prestasi, Jalur Perpindahan Tugas, Jalur Inklusif dan Jalur Keluarga Tidak Mampu
  • Jalur Online terdiri dari : Jalur Zonasi/Reguler
- Untuk jadwal dan ketentuan masing-masing jalur silakan cek : Jadwal

Jadwal Pelaksanaan PPDB Jatim 2019

- PPDB Jawa Timur 2019/2020 dapat diikuti oleh Siswa lulusan Jawa Timur yang ingin melanjutkan pendidikan SMA/SMK Negeri di Jawa Timur

- Ketentuan mengenai pagu tiap sekolah dan presentase kuota penerimaan siswa jalur reguler silakan cek Ketentuan Pagu
- Penjelasan mengenai Pra-Pendaftaran/Ambil Pin bisa dilihat di Informasi Pendaftaran
- PPDB Jawa Timur 2019 resmi dibuka pada tanggal 2 Mei 2019


PPDB Surabaya Tahun 2019



PPDB Surabaya Tahun 2019

Selamat datang di situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Surabaya periode 2019. Situs ini dipersiapkan sebagai pusat informasi, pendaftaran dan pengolahan seleksi data peserta didik baru periode 2019 yang dilakukan secara online. Informasi lengkap seputar pelaksanaan PPDB akan selalu diperbaharui pada situs ini.

Adapun alamat yang bisa diakses yakni https://www.ppdbsurabaya.net
1. Cara Pendaftaran Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua
  • Untuk Prosedur PPDB Surabaya Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua bisa dilihat DISINI
  • Pendaftaran Tanggal 10 - 12 Juni 2019 == Waktu 08.00 - 14.00 WIB
  • Verifikasi Pendaftaran Tanggal 10 - 12 Juni 2019  == Waktu   08.00 - 16.00 WIB
  • Pengumuman Tanggal 13 Juni 2019 == Waktu   08.00 WIB
  • Daftar Ulang Tanggal 13 - 14 Juni 2019  == Waktu 08.00 - 16.00 WIB
2. Cara Pendaftaran Jalur Prestasi
  • Cara Pendaftaran Jalur Prestasi NUSBN Bisa Dilihat di Halaman Prosedur
  • Cara Pendaftaran Jalur Prestasi Lomba Bisa Dilihat di Halaman Prosedur
  • Pendaftaran Tanggal 12 - 13 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 14.00 WIB
  • Verifikasi Pendaftaran Tanggal 13 - 15 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB
  • Pengumuman Tanggal 17 Juni 2019 Pada Jam 08.00 WIB 
  • Daftar Ulang Tanggal 17 - 18 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB
3. Cara Pendaftaran Jalur Zonasi Kategori Kawasan
  • Cara Pendaftaran Jalur Zonasi Kategori Kawasan Bisa Dilihat di Halaman Prosedur
  • Pendaftaran (Dalam Kota) Tanggal 12 - 14 Juni 2019 Pada Jam 00.01 - 23.59 WIB
  • Pendaftaran (Rekomendasi Dalam Kota dan Lulusan Tahun Lalu) 12 - 14 Juni 2019 Pada Jam 00.01 - 14.00 WIB
  • Verifikasi Pendaftaran 12 - 14 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB
  • TPA 16 Juni 2019 Pada Jam 08.00 WIB
  • Pengumuman 17 Juni 2019 Pada Jam 08.00 WIB
  • Daftar Ulang 17 - 18 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB
  • Pengumuman Pemenuhan Pagu 19 Juni 2019 Pada Jam 08.00 WIB
  • Daftar Ulang Pemenuhan Pagu 19 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB
4. Cara Pendaftaran Jalur Zonasi Umum
  • Cara Pendaftaran Jalur Zonasi Umum Bisa Dilihat di Halaman Prosedur
  • Pendaftaran (Dalam Kota) 18 - 20 Juni 2019 Pada Jam 00.01 - 23.59 WIB
  • Pendaftaran (Rekomendasi Dalam Kota dan Lulusan Tahun Lalu) 18 - 20 Juni 2019 Pada Jam 00.01 - 14.00 WIB
  • Verifikasi Pendaftaran 18 - 20 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB
  • Pengumuman 21 Juni 2019 Pada Jam 08.00 WIB
  • Daftar Ulang 21 - 22 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB
  • Pengumuman Pemenuhan Pagu 24 Juni 2019 Pada Jam 08.00 WIB
  • Daftar Ulang Pemenuhan Pagu 24 Juni 2019 Pada Jam 08.00 - 16.00 WIB

PPDB 2019 - Bandung.go.id

Website Resmi PPBD Kota Bandung Tahun 2019 yang bisa diakses melalui http://ppdb.bandung.go.id berikut sambutan resminya bisa dilihat melalui video dibawah ini ;


Yth. Orangtua Calon Peserta Didik SDN dan SMPN di Kota Bandung

Terima kasih telah mengikuti Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru di Kota Bandung.
Sesuai dengan Peraturan Wali Kota No. 13 Tahun 2019 tentang PPDB dan Juknis PPDB Kota Bandung Tahun 2019, dengan ini kami sampaikan informasi sebagai berikut :

  1. untuk pelaksanaan PPDB SMP Negeri, jika dalam 1(satu) sekolah Kuota Prestasi dan Perpindahan Orangtua masih belum terpenuhi oleh CPDB, maka kuota akan dialihkan ke dalam Kuota Zonasi Domisili.
  2. khusus untuk SMP Negeri yang belum memenuhi daya tampung secara keseluruhan, maka secara sistemik akan dipenuhi oleh CPDB yang telah mendaftar pada jalur zonasi dengan mempertimbangkan jarak. 
  3. untuk pelaksanaan PPDB SD Negeri, jika dalam 1(satu) sekolah Kuota Perpindahan Orangtua masih belum terpenuhi oleh CPDB, maka kuota akan dialihkan ke dalam Kuota Zonasi.
  4. untuk pelaksanaan PPDB SD Negeri, jika dalam 1 (satu) sekolah yang belum memenuhi daya tampung, maka dilakukan perpanjangan pendaftaran secara online pada tanggal 17-18 Juni 2019 berdasarkan seleksi usia pendaftar. 
  5. Pengumuman PPDB bisa dilihat melalui website ppdb.bandung.go.id dan bukti penerimaan bisa diambil di Sekolah pilihan pertama. 
  6. Bagi CPDB yang telah diterima, agar melakukan daftar ulang pada tanggal 17-18 Juni 2019. CPDB yang tidak melakukan daftar ulang pada tanggal tersebut, maka dianggap mengundurkan diri.
  7. Pelayanan Informasi pengaduan dapat disampaikan ke PPID atau Panitia PPDB di Sekolah asal maupun tujuan, melalui website lapor.go.id atau sms ke 1708.
Adapun Berita/Informasi PPDB 2019 Kota Bandung sebagi berikut :

Itulah kiranya sedikit Informasi PPDB Tahun Pelajaran 2019/ 2020 yang bisa kami bagikan dalam kesempatan kali ini, semoga membantu.

TIPS PPDB ONLINE 2019
  1. Sering-seringlah bertanya ke Sekolah , biasanya sekolah selalu memfasilitasi dalam mendaftarkan Siswanya.
  2. Sekolah selalu memberikan Informasi yang Terupdate mengenai PPDB Online ataupun Offline
  3. Sekolah selalu membuat dan mempersiapkan kebutuhan Administrasi sebagai syarat PPDB Tahun 2019, 2020, 2021 dan setesrunya
  4. Jika anda mencari sendiri Informasi mengenai PPDB Online Tahun Pelajaran 2019/ 2020 dibaca dahulu dan dilihat Situs yang benar-benar resmi dan terpercaya
  5. PPDB Tahun 2019-2020 di Seluruh Indonesia itu Gratis
Selengkapnya