Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTs Kurikulum 2013

Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTs Kurikulum 2013 - Pada penyusunan soal HOTS, penulis soal dituntut dapat menentukan kompetensi yang hendak diukur dan merumuskan materi yang akan dijadikan dasar pertanyaan. Pertanyaan tersebut disertai stimulus yang tepat dalam konteks tertentu sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Selain itu, materi dengan penalaran tinggi yang akan ditanyakan, tidak selalu tersedia di dalam buku pelajaran. Oleh karena itu, dalam penyusunan soal HOTS dibutuhkan penguasaan materi ajar, keterampilan dalam menulis soal (konstruksi soal), dan kreativitas guru dalam memilih stimulus soal sesuai dengan situasi dan kondisi daerah di sekitar satuan pendidikan.

Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTs Kurikulum 2013

1. Menganalisis KD

Analisis KD diawali dengan menentukan KD yang terdapat pada Permendikbud no. 37 tahun 2018. Selanjutnya, KD yang sudah ditentukan dianalisis berdasarkan tingkat kognitifnya. Tidak semua KD yang terdapat pada Permendikbud no. 37 tahun 2018 berada dalam tingkat kognitif yang sama. KD yang berada pada tingkat kognitif C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), dan C6 (mengkreasi) dapat disusun soal HOTS. KD yang berada pada tingkat kognitif C1 (mengingat), C2 (memahami), dan C3 (menerapkan) tidak dapat langsung disusun soal HOTS. KD tersebut dapat disusun soal HOTS, bila sebelumnya dirumuskan terlebih dahulu IPK pengayaan dengan tingkat kognitif C4, C5, dan C6. Guru-guru secara mandiri atau melalui forum KKG/MGMP dapat melakukan analisis KD yang dapat disusun menjadi soal-soal HOTS.

Contoh menganalisis KD pada jenjang SMP:

a) KD yang akan diukur.

3.5 Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan yang berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan.

b) Analisis tingkat kognitif KD yang akan diukur.

3.5 Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan yang berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Kata kerja “menganalisis” dalam konteks pada KD 3.5 berada pada tingkat kognitif C4 (menganalisis) atau pada level 3 (C4). Kata kerja “memahami” dalam konteks pada KD 3.5 berada pada tingkat kognitif C2 (memahami) atau pada level 1 (C2).

c) Perumusan IPK.

Rumusan IPK yang dapat dikembangkan yaitu:

IPK pendukung:
3.5.1 Mengidentifikasi jenis-jenis zat makanan yang dibutuhkan oleh manusia.
3.5.2 Menjelaskan fungsi jenis-jenis zat makanan bagi manusia.
3.5.3 Mengidentifikasi kandungan zat makanan pada makanan.
3.5.4 Mengidentifikasi organ-organ sistem pencernaan pada manusia.
3.5.5 Menjelaskan proses pencernaan pada manusia.
3.5.6 Menentukan fungsi organ-organ sistem pencernaan pada proses pencernaan pada manusia.

IPK kunci:
3.5.7 Menganalisis proses dan hasil pencernaan secara mekanik pada manusia.
3.5.8 Menganalisis proses dan hasil pencernaan secara kimiawi pada manusia
3.5.9 Menjelaskan gangguan yang berhubungan dengan sistem pencernaan manusia.
3.5.10 Menjelaskan upaya dalam memelihara kesehatan sistem pencernaan manusia.

IPK pengayaan:
3.5.11 Menyimpulkan keberkaitan antara struktur pencernaan makanan dan kebutuhan tekstur makanan untuk usia yang berbeda.

IPK kunci merupakan target kompetensi dasar yang harus dapat tercapai sebagai standar minimal kompetensi yang dicapai. IPK kunci pada KD 3.5 sudah dapat langsung dibuat soal HOTS karena sudah berada dalam level 3 (C4) (untuk IPK 3.5.7 dan IPK 3.5.8).

Hal penting yang harus diperhatikan yaitu bila hasil analisis KD yang akan diukur berada pada ranah kognitif C1, C2, atau C3, maka jika akan menyusun soal HOTS, wajib terlebih dahulu merumuskan IPK pengayaan. IPK pengayaan yang disusun mulai dari 1 tingkat kognitif dari tingkat kognitif KD. Contoh soal HOTS yang dapat dikembangkan dari KD 3.5 tersebut (IPK 3.5.7) ada pada bagian “CONTOH PENGEMBANGAN SOAL HOTS PADA JENJANG SD, SMP, SMA, DAN SMK”.

2. Menyusun kisi-kisi soal

Kisi-kisi penyusunan soal digunakan guru untuk menyusun soal HOTS. Secara umum, kisi-kisi tersebut memandu guru dalam:
  • memilih KD yang dapat dibuat soal HOTS;
  • menentukan lingkup materi dan materi yang terkait dengan KD yang akan diuji;
  • merumuskan indikator soal;
  • menentukan nomor soal;
  • menentukan level kognitif (L1 untuk tingkat kognitif C1 dan C2, L2 untuk tingkat C3, dan L3
  • Menentukan bentuk soal yang akan digunakan.

3. Memilih stimulus yang tepat dan kontekstual

Stimulus yang digunakan harus tepat, artinya mendorong peserta didik untuk mencermati soal. Stimulus yang tepat umumnya baru dan belum pernah dibaca oleh peserta didik. Stimulus kontekstual dimaksudkan stimulus yang sesuai dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari, menarik, mendorong peserta didik untuk membaca. Dalam konteks Ujian Sekolah, guru dapat memilih stimulus dari lingkungan sekolah atau daerah setempat.

4. Menulis butir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi soal

Butir-butir pertanyaan ditulis sesuai dengan kaidah penulisan butir soal HOTS. Kaidah penulisan butir soal HOTS, agak berbeda dengan kaidah penulisan butir soal pada umumnya. Perbedaannya terletak pada aspek materi, sedangkan pada aspek konstruksi dan bahasa relatif sama. Setiap butir soal ditulis pada kartu soal, sesuai format terlampir.

5. Membuat pedoman penskoran (rubrik) atau kunci jawaban

Setiap butir soal HOTS yang ditulis hendaknya dilengkapi dengan pedoman penskoran atau kunci jawaban. Pedoman penskoran dibuat untuk bentuk soal uraian. Sedangkan kunci jawaban dibuat untuk bentuk soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (benar/salah, ya/tidak), dan isian singkat.

CONTOH PENGEMBANGAN SOAL HOTS PADA JENJANG SD, SMP, SMA, DAN SMK

Kisi-kisi soal Jenjang SD

1. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Jenis Sekolah : SD Negeri
Kelas : VI
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

No
Kompetensi Dasar
Lingkup Materi
Matero
Indikator Soal
Nomor soal
Level
Bentuk Soal
1
2
3
4
5
6
7
8
1
3.9 Menelusuri
tuturan dan
tindakan
tokoh serta
penceritaan
penulis
dalam teks
fiksi
Membaca Sastra
Teks Fiksi
Disajikan
cerita tanpa
judul, peserta
didik dapat
menentukan
makna
tersirat yang
ada pada
cerita
1
L3
Pilihan Ganda

Catatan pengisian format kisi-kisi soal:
  1. Tuliskan identitas mata pelajaran dan kelas yang ditentukan dari hasil Analisis KD.
  2. Pada kolom Kompetensi Dasar, diisi dengan KD-KI 3 dari kelas dan mata pelajaran yang telah ditentukan berdasarkan Permendikbud nomor 37 Tahun 2018.
  3. Pada kolom Lingkup Materi, diisi berdasarkan Permendikbud nomor 21 Tahun 2016.
  4. Pada kolom Materi, diisi dengan materi pokok yang terkait langsung dengan IPK.
  5. Pada kolom Indikator Soal, diisi dengan indikator soal yang diturunkan dari KD-KI 3. Indikator soal memuat stimulus, kompetensi yang akan diukur, dan materi. Stimulus dapat berupa gambar, peta, tabel, wacana, dan yang lainnya.
  6. Pada kolom nomor soal, diisi dengan nomor urut soal
  7. Pada kolom Level Kognitif, diisi dengan level kognitif berdasarkan analisis KD (Level 1, level 2 atau level 3).
  8. Pada kolom Bentuk Soal, diisi dengan Pilihan Ganda, Isian Singkat, atau Uraian sesuai dengan bentuk soal yang akan digunakan.

Kartu Soal HOTs Kurikulum 2013


Catatan kartu soal :
  1. Identitas diisi dengan jenis sekolah, kelas, mata pelajaran, kurikulum, bentuk soal, dan nama penyusun;
  2. Kompetensi dasar, lingkup materi, materi dan indikator soal diisi berdasarkan pada kisi-kisi soal;
  3. Buku sumber diisi dengan nama buku atau sumber lain yang digunakan sebagai rujukan;
  4. Level kognitif dicentang sesuai dengan level kognitif pada kisi-kisi soal;
  5. Nomor soal diisi dengan urutan soal yang tertera sesuai pada kisi-kisi soal;
  6. Rumusan butir soal diisi dengan stimulus dan pertanyaan sesuai dengan indikator soal pada kisi-kisi soal;
  7. Kunci jawaban diisi dengan jawaban yang tepat.
2. Mata Pelajaran IPA
Jenis Sekolah : SD Negeri
Kelas : V
Mata Pelajaran : IPA

No.
Kompetensi
Dasar
Lingkup
Materi
Materi
Indikator Soal
Nomor
Soal
Level
Bentuk
Soal
1
2
3
4
5
6
7
8
1
3.8 Menganalisis
siklus air dan
dampaknya
pada peristiwa
di bumi serta
kelangsungan
makhluk hidup
Bumi dan
Alam
Semesta
siklus air dan
dampaknya
pada
peristiwa di
bumi serta
kelangsungan
makhluk
hidup
Disajikan
gambar siklus
air, peserta
didik dapat
menganalisis
proses
transpirasi
yang terjadi
pada siklus
air
1
L3
Pilihan
Ganda

Kartu Soal IPA


Kartu Soal IPA

3. Mata Pelajaran Matematika
Jenis Sekolah : SD Negeri
Kelas : IV
Mata Pelajaran : Matematika

No.
Kompetensi
Dasar
Lingkup
Materi
Materi
Indikator Soal
Nomor Soal
Level
Bentuk Soal
1
2
3
4
5
6
7
8
1
3.9 Menjelaskan
dan menentukan
keliling dan luas
persegi, persegi
panjang, dan
segitiga, serta
hubungan
pangkat dua
dengan akar
pangkat dua
Geometri
dan
pengukuran
Keliling dan
luas bangun
datar
Disajikan
pemasalahan
sehari-hari
yang
berkaitan
dengan
keliling
bangun datar
dan ada
hubungannya
dengan luas,
peserta didik
dapat
menentukan
ukuran
bangun datar

sesuai syarat-
syarat

tertentu
1
L3
Uraian

Kartu Soal H0Ts SD Kurikulum 2013

Kartu Soal H0Ts SD Kurikulum 2013

Pedoman Penskoran Soal HOts Kurikulum 2013

Pedoman Penskoran Soal HOts Kurikulum 2013

Dan Masih banyak lagi contoh-contohnya untuk jenjang SMP, SMA dan SMK. Bagi yang membutuhkan Panduan Penyusunan Soal HOTs Kurikulum 2013 jenjang SD, SMP, SMA dan SMK berikut dengan Contoh Soal dan Kartu Soal Serta Pedoman Penskorannya, bisa mendapatkan filenya dibawah ini :
Download Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTs Kurikulum 2013
Demikianlah kiranya berbagi file dan Informasi mengenai Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTs Kurikulum 2013 pada kesempatan kali ini, Semoga bermanfaat.
Baca Juga

0 Response to "Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTs Kurikulum 2013"

Posting Komentar